51动漫

51动漫 Official Website

Prediksi Jumlah Operasi Pencarian dan Penyelamatan Kecelakaan Kapal di Indonesia dengan Pendekatan Fourier Series Analysis

Tanggung Jawab Perusahaan Layanan Manajemen Transportasi Kargo Laut atas Kerusakan Barang dalam Perjanjian Logistik Pihak Ketiga
Photo by LJR Logictics

Indonesia sebagai negara maritim dengan wilayah perairan yang sangat luas memiliki tingkat aktivitas pelayaran yang tinggi setiap tahunnya. Hal ini menyebabkan potensi terjadinya kecelakaan kapal di perairan Indonesia cukup besar, yang pada gilirannya membutuhkan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) secara cepat dan tepat guna untuk menyelamatkan korban dan mengurangi kerugian. Hal tersebut dapat membantu mengurangi risiko cedera dan kematian akibat kecelakaan kapal sehingga meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sesuai Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, terkait kesehatan dan kesejahteraan. Untuk itu, prediksi jumlah operasi SAR yang diperlukan sangat penting dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya, baik dari segi personel, peralatan, maupun anggaran. Prediksi yang akurat dapat membantu pihak berwenang dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons yang efektif, sehingga waktu tanggap dalam operasi SAR dapat diminimalisir dan hasil penyelamatan dapat maksimal. Namun, hingga saat ini prediksi jumlah operasi SAR di Indonesia masih terbatas, sehingga sering terjadi kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan sumber daya SAR. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi jumlah operasi pencarian dan penyelamatan kecelakaan kapal di Indonesia sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasi SAR. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan Fourier Series Analysis (FSA). Dengan menggunakan kombinasi fungsi sinus dan cosinus, FSA dapat memodelkan berbagai bentuk pola periodik yang kompleks, sehingga lebih adaptif terhadap karakteristik data.

Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data time series, yang merekam kejadian secara berurutan dari waktu ke waktu. Dengan menganalisisnya, dapat dikenali pola, tren, musiman, dan fluktuasi yang berulang, yang sangat berguna untuk membuat prediksi yang berbasis bukti. Data diperoleh dari Buku Statistik Basarnas. Data berupa jumlah operasi pencarian dan penyelamatan kecelakaan kapal di Indonesia per bulan mulai Januari 2021 sampai Desember 2023 (36 data). Data kemudian dibagi menjadi dua, data training untuk membangun model, dan data testing untuk validasi model. Data training terdiri atas 24 bulan mulai dari Januari 2021 hingga Desember 2022, sedangkan data testing terdiri atas 12 bulan mulai Januari 2023 hingga Desember 2023.

Data Operasi Pencarian dan Penyelamatan Kecelakaan Kapal di Indonesia Periode Januari 2021 sampai dengan Desember 2023 memiliki pola yang fluktuatif. FSA dianggap cocok untuk memodelkan pola tersebut. Dalam pemodelan FSA perlu ditentukan nilai parameter osilasi, yang menyatakan banyaknya koefisien fungsi sinus atau cosinus. Untuk mendapatkan yang optimal, dalam penelitian ini parameter osilasi dicoba dari 1 sampai 60. Berdasarkan data training dan dengan kriteria Generalized Cross Validation (GCV) minimum, diperoleh parameter osilasi optimal sebesar 23. Ini artinya terdapat 23 koefisien untuk sinus dan 23 koefisien untuk kosinus yang membentuk fungsi penduga FSA. Model FSA untuk prediksi operasi pencarian dan penyelamatan kecelakaan kapal di Indonesia dapat dinyatakan sebagai berikut:

dengan , untuk  adalah periode dan . Pola hasil estimasi terhadap data training dapat dilihat pada gambar berikut:

dengan , untuk  adalah periode dan . Pola hasil estimasi terhadap data training dapat dilihat pada gambar berikut:

Ukuran kebaikan model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mean Absolute Percentage Error (MAPE). MAPE yang semakin mendekati 0 menunjukkan model yang diperoleh makin baik. Dalam penelitian ini diperoleh MAPE=13,09% yang termasuk dalam kategori prediksi baik atau layak. Artinya model prediksi yang diperoleh dari penelitian ini layak digunakan untuk memprediksi jumlah operasi pencarian dan penyelamatan kecelakaan kapal di Indonesia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi BASARNAS terhadap peningkatan proses perencanaan dan pengambilan keputusan dalam mengalokasikan sumber daya secara efektif untuk operasi pencarian dan pertolongan melalui peramalan yang akurat.

Penulis: Dr. Toha Saifudin, S.Si., M.Si

Informasi detail dari penelitian ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/barekeng/article/view/15184

DOI:  

AKSES CEPAT