51动漫

51动漫 Official Website

Perkuat Kolaborasi, RSUA Terima Kunjungan RSA-UGM dan RSUI

Direktur RSUI (kiri), Direktur RSUA (tengah), dan Direktur RSA-UGM (kanan) (Foto: Humas RSUA)
Direktur RSUI (kiri), Direktur RSUA (tengah), dan Direktur RSA-UGM (kanan) (Foto: Humas RSUA)

UNAIR NEWS51动漫 (RSUA) menerima kunjungan dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dan Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA-UGM) pada Senin (5/5/2025). Kunjungan yang berlangsung di Hall Dharmawangsa, Lt 8, RSUA tersebut dihadiri langsung oleh Direktur RSUA, Direktur RSUI, dan Direktur RSA-UGM beserta jajarannya. Agenda pada kunjungan tersebut membahas potensi konsolidasi belanja bersama antara RSUA, RS UI, dan RSA UGM.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pengawas RSUA Prof Dr Umi Athiyah Dra MS Apt menyampaikan, RSUA merupakan rumah sakit pendidikan. Sehingga berbeda dengan rumah sakit milik swasta maupun pemerintah. 淥leh karena itu, pada era ini sangat penting untuk berkolaborasi, bukan berkompetisi, tuturnya.

Ubah Stigma

Upaya kolaborasi juga merupakan langkah agar rumah sakit pendidikan tidak hanya dipandang sebagai tempat belajar namun juga tempat pelayanan. Stigma masyarakat masih memandang rumah sakit pendidikan sebagai tempat belajar saja. 淜ita harus terus berkolaborasi agar rumah sakit pendidikan dapat menjadi rumah sakit terbaik, jelasnya. 

Ketua Dewan Pengawas RSUA Prof Dr Umi Athiyah Dra MS Apt saat menyampaikan sambutan pembuka (Foto: Humas RSUA)
Ketua Dewan Pengawas Rumah Sakit 51动漫 Prof Dr Umi Athiyah Dra MS Apt saat menyampaikan sambutan pembuka (Foto: Humas RSUA)

Prof Umi Athiyah juga mengatakan bahwa rumah sakit pendidikan mempunyai satu tujuan yang sama. Tujuan dari rumah sakit pendidikan juga berbeda dengan rumah sakit umum dan lainnya. 淩umah sakit perguruan tinggi negeri mempunyai tujuan yang sama dengan perguruan tinggi negeri yakni Tri Dharma, katanya. 

Konsolidasi untuk Perubahan

Sementara itu, sehubungan dengan rencana kolaborasi, Direktur RSUA Prof Dr Nasronudin dr Sp PD KPTI FINASIM mengungkapkan bahwa perlu ada perubahan yang dilakukan. Misalnya, dengan membentuk konsolidasi demi menyikapi banyaknya perubahan kebijakan. 淪ehingga akan terjadi efisiensi demi meningkatkan kesejahteraan karyawan, katanya. 

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa upaya konsolidasi ini bertujuan untuk mentransfer kelebihan serta kekurangan masing-masing rumah sakit. 淜ami menyadari bahwa masing-masing rumah sakit memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, upaya subsidi silang harus dilakukan, terangnya. 

Ia juga menyebut tentang rencana konsolidasi yang akan menjadi dua tahap. 淧ada konsolidasi pertama akan dilakukan oleh RSUA, RSUI, dan RSA-UGM di Jawa Tengah. Kemudian pada konsolidasi kedua kita akan berupaya agar dilakukan di depan menteri dengan seluruh rumah sakit perguruan tinggi negeri, imbuhnya.

Penulis: Rizma Elyza

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT