Pakarsajen kedatangan mahasiswa dari Chuo University. (Foto: Istimewa).
FIB NEWS – Badan Semi Otonom Paguyuban Karawitan Sastra Jendra (BSO Pakarsajen) 51动漫 (FIB UNAIR) terus berperan dalam meningkatkan pelestarian budaya Jawa di lingkungan kampus. Organisasi naungan BEM FIB UNAIR itu aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan seni musik hingga pertunjukan tradisional.
BSO Pakarsajen terbentuk dalam rangka mewadahi mahasiswa yang berminat mempelajari seni tradisional. Melalui kegiatan latihan rutin, organisasi ini bertekad untuk selalu menjaga eksistensi budaya Jawa di tengah era modernisasi.
Tradisi Suroan dan Pementasan
Salah satu kegiatan rutin yang BSO Pakarsajen lakukan adalah Suroan. Ovan Rangga Firmansyah, anggota BSO tersebut, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk ritual selama tiga hingga lima hari untuk bersih-bersih ruang latihan dan ritual jamasan setiap bulan suro. 淓nggak cuma pembersihan aja, tetapi biasanya suroan dilengkapi dengan syukuran atau tumpengan, ungkapnya.
Selain Suroan, BSO Pakarsajen juga menggelar pementasan akhir tahun. 淏iasanya kegiatan berbarengan dengan Dies Natalis FIB dan Festival Budaya sebagai ajang apresiasi bagi anggota yang telah berlatih sepanjang tahun, jelas Ovan.
Ovan menyebut bahwa pementasan itu mampu memberikan kesempatan bagi anggota untuk menunjukkan hasil latihan mereka kepada publik. Melalui acara tersebut, mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan dapat menikmati dan menghargai keindahan seni tradisional.
Prestasi PPK Ormawa
Dalam dua tahun terakhir, BSO Pakarsajen turut memperluas jangkauannya melalui pengadaan latihan bersama dan studi banding dengan sanggar seni. Organisasi ini juga kerap menerima tawaran untuk mengajar mahasiswa asing terkait kebudayaan dan seni tradisional Indonesia. 淜ami sering kedatangan tamu dari mahasiswa asing yang melakukan kunjungan dari fakultas lain dan juga diundang oleh Disbudpar Jatim untuk menampilkan pertunjukan, ucap Ovan.
Selain itu, BSO Pakarsajen FIB juga pernah mencatatkan prestasi gemilang. Tim ini sukses menyabet juara pertama kategori organisasi mahasiswa paling totalitas di tingkat nasional dalam kompetisi PPK Ormawa. Namun meski tak berfokus pada ajang kompetisi, BSO Pakarsajen mengutamakan penuh perannya dalam event organizer (EO) yang kerap menyiapkan dan mengelola berbagai pertunjukan.
Terbuka untuk Seluruh Mahasiswa
Keanggotaan BSO Pakarsajen terbuka untuk seluruh mahasiswa UNAIR, tetapi posisi staf hanya diperuntukkan bagi mahasiswa FIB. Adapun beberapa anggota yang tergabung dari fakultas lain saat ini, yaitu mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP). 淪iapa saja bisa bergabung, asalkan berminat dan semangat untuk melestarikan budaya Jawa, ujar Ovan.
Keterlibatan mahasiswa dari berbagai latar belakang itu semakin memperkaya dinamika BSO Pakarsajen. Dengan adanya beragam perspektif dan pengalaman, organisasi ini dapat terus berkembang dan berinovasi dalam upaya memperkenalkan sekaligus mempertahankan budaya Jawa di lingkungan akademik.
Berbagai kegiatan yang BSO Pakarsajen lakukan turut mendukung poin SDGs ke-11, yaitu Sustainable Cities and Communities dalam rangka menjaga dan melestarikan warisan yang sarat ajaran moral, kearifan lokal, dan pendidikan karakter.
Penulis: Naswa Thalita Zada
Editor: Nur Khovivatul Mukorrobah




