51

51 Official Website

Kreasi HELANGHELIT Ramaikan EDSA Day 2025

Penampilan drama Tristan and Isolde. (Sumber: PDD EDSA Day)

FIB NEWS EDSA Day 2025 kembali mengisi kalender perayaan tahunan Departemen Bahasa dan Sastra Inggris 51 yang berlangsung di Gedung Cak Durasim, Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya pada Senin (1/12/2025). Tahun ini, mahasiswa menghidupkan materi dua mata kuliah, yakni History of English Language (HELANG) dan History of English Literature (HELIT), melalui exhibition ԲH dan lima pementasan drama yang menarik perhatian pengunjung sepanjang hari.

Ketua Himpunan Mahasiswa Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Alya Supandi Putri, mengapresiasi kerja kolektif seluruh panitia dan peserta. EDSA Day mempertemukan mahasiswa, alumni, dan civitas akademika dalam satu ruang kebersamaan. Acara ini bisa jadi rumah bagi kita setiap tahunnya, ujarnya.

Materi Kelas yang Berubah Menjadi Pengalaman Interaktif

Exhibition ԲH membuka rangkaian acara dengan suasana penuh kreativitas. Angkatan 2024 menyulap materi HELANG dan HELIT menjadi booth tematik yang memvisualisasikan perkembangan bahasa dan sastra Inggris dari era Old English hingga bentuk-bentuk modern seperti Fan Fiction. Setiap booth menampilkan pendekatan berbeda, mulai dari panel sejarah, kostum, ilustrasi, hingga permainan interaktif yang membuat pengunjung betah berkeliling.

Booth Fan Fiction menjadi salah satu yang ramai dikunjungi. Andrew Wimar Aryasetiawan, perwakilan kelas yang terlibat sebagai penyelenggara acar ini, mengungkapkan antusiasmenya selama pameran berlangsung. Wah, seru sekali. Banyak era yang ternyata punya cerita masing-masing, dan tiap booth punya cara unik untuk menyampaikan materi mereka. Ada games, hadiah, dan semuanya kreatif. Pengunjung kelihatan enjoy banget, tuturnya.

Menghidupkan Teks Sejarah di Atas Panggung

Suasana EDSA Day semakin meriah saat mahasiswa menampilkan lima drama, yakni Stan in Faith, Tristan and Isolde, Thee, Thou, and Dude, Robin Hood, dan Totally Not Cabaret. Pementasan ini menjadi bentuk penerapan materi HELIT yang mendorong mahasiswa mengolah interpretasi sastra menjadi pertunjukan.

Salah satu pemeran, Nickita Agiesya Putri, yang berperan sebagai Tristan dalam Tristan and Isolde, membagikan kesan mendalam selama proses persiapan. Saya merasa sangat terhormat memerankan Tristan. Bareng tim performance, semuanya terasa menyenangkan. Its such a memorable experience, ujarnya.

Salah satu booth yang ditampilkan dalam ԲH Exhibition. (Sumber: PDD EDSA Day)

Rangkaian Acara dan Apresiasi

Selain exhibition dan drama, EDSA Day 2025 juga memuat talk show Back in Time, sesi apresiasi dosen, awarding night, serta penampilan puncak ENITE yang menutup malam hari itu dengan meriah.

Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Dr. Layli Hamida, S.S., M.Hum., menyatakan apresiasi atas kerja keras mahasiswa. Mahasiswa kami menunjukkan banyak kemampuan, mulai dari performa bahasa Inggris hingga manajemen panggung dan penulisan skrip. Semoga pengalaman ini bisa menjadi portofolio yang bagus, ujarnya.

Kegiatan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yakni Quality Education.

Penulis: Gustyosih Chesta Pramesti

Editor: Fania Tiara Berliana Marsyanda

AKSES CEPAT