51动漫

51动漫 Official Website

KADIN Jatim Apresiasi Temu Bisnis dan Siap Jadi Offtaker Hasil Riset Kampus

KADIN Jatim Apresiasi Temu Bisnis, Pengusaha Siap Jadi Offtaker Hasil Riset Kampus

Dunia usaha di Jawa Timur kini menunjukkan komitmen kuat untuk berperan lebih aktif dalam proses hilirisasi inovasi. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur menegaskan kesiapan pengusaha untuk menjadi offtaker, yaitu pihak yang membeli atau memanfaatkan hasil riset yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dan lembaga penelitian.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum KADIN Jatim, Fitra Jaya Purnama, dalam acara Temu Bisnis bertema 淜ajian Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah sebagai Fondasi Jatim Innovation Connect. Acara tersebut digelar oleh Sekolah Pascasarjana UNAIR bersama BRIDA Jatim di ASEEC Tower, Kampus B UNAIR, Senin (8/12/2025).

Kolaborasi Triple Helix untuk Hilirisasi Inovasi

Fitra Jaya Purnama mengapresiasi forum yang mempertemukan unsur Triple Helix: akademisi, pemerintah, dan dunia bisnis. Menurutnya, Temu Bisnis menjadi langkah penting agar hasil riset tidak hanya berhenti sebagai dokumen ilmiah, tetapi benar-benar masuk ke pasar dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa inovasi harus menghasilkan dampak nyata. KADIN Jatim melihat banyak riset dari perguruan tinggi, termasuk UNAIR, memiliki potensi pasar besar namun sering terkendala pada tahap transisi menuju industri.

Mengubah Inovasi Menjadi Nilai Ekonomi

KADIN Jatim menekankan bahwa dunia usaha memiliki peran strategis dalam mengubah hasil riset menjadi produk bernilai ekonomi. Pengusaha dapat membantu proses identifikasi kebutuhan pasar, pembiayaan, produksi massal, hingga distribusi.

Fitra menjelaskan bahwa KADIN siap menjembatani akademisi dengan pelaku industri. Produk riset yang sudah selesai pada tahap penelitian akan diarahkan menuju pengembangan prototype, lalu masuk ke proses komersialisasi.

Salah satu program yang dinilai memiliki potensi besar adalah Health Tourism atau pariwisata kesehatan, sebagaimana disampaikan oleh Direktur Sekolah Pascasarjana UNAIR, Prof. Achmad Chusnu Romdhoni. KADIN siap mendukung aspek pendanaan, jaringan usaha, serta penyesuaian regulasi agar sektor ini menjadi unggulan Jawa Timur.

Konsolidasi Program Jangka Pendek dan Panjang

Fitra berharap Temu Bisnis tersebut menghasilkan langkah konkret. Riset yang siap diterapkan perlu segera didorong sebagai program jangka pendek, sementara inovasi yang membutuhkan investasi dan regulasi tambahan dapat disiapkan sebagai program jangka panjang.

Ia menegaskan bahwa KADIN Jatim siap menjadi pionir dan role model dalam penguatan ekosistem inovasi di Indonesia. Pengusaha Jawa Timur, menurutnya, siap menjadi mitra utama bagi perguruan tinggi dan pemerintah untuk mendorong hilirisasi riset secara berkelanjutan.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =

AKSES CEPAT