51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa Basasjep UNAIR Raih Juara 3 Lomba Menulis Shodou

Muhammad Dzakir Rafli meraih juara 3 lomba Shodou mahasiswa Original Event of Japan in Indonesia (Orenji) ke-12. (Sumber: Postingan Instagram @fib.unair)

FIB NEWS – Mahasiswa 51动漫 (FIB UNAIR) kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Kali ini mahasiswa Bahasa dan Sastra Jepang (Basasjep) angkatan 2023, Muhammad Dzakir Rafli, berhasil meraih juara 3 Lomba Shodou Mahasiswa Original Event of Japan in Indonesia (Orenji) ke-12. Perlombaan ini terselenggara pada Minggu (10/11/2024) di Universitas Diponegoro, Semarang.?

Shodou merupakan sebuah kegiatan menulis huruf kanji Jepang. Kegiatan tersebut kerap menjadi ajang kompetisi untuk menguji keterampilan dan kreativitas mahasiswa, khususnya yang menekuni bidang ilmu bahasa, sastra, dan kebudayaan Jepang. Pada ajang Original Event of Japan in Indonesia yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro, Muhammad Dzakir Rafli berhasil meraih juara dengan menuliskan kanji 青空 (aozora). 

Menurut Rafli perlombaan tersebut adalah pengalaman yang sangat luar biasa karena banyak hal baru yang ia dapatkan. “Ini adalah pengalaman pertamaku ke Semarang, tentunya aku senang karena bisa meraih juara. Selain itu, aku juga bisa bertemu banyak orang baru,” ujarnya.

Persiapan Perlombaan

Dalam wawancaranya bersama FIB NEWS, Rafli mengungkap bahwa persiapan yang ia lakukan cukup panjang, sekitar dua bulan. Untuk mencapai hasil yang maksimal, ia gencar berlatih setiap malam. “Aku dapat informasi tentang lomba ini dari grup angkatan. Awalnya, aku hanya pengen cari pengalaman baru dan temen-temen baru, tetapi ternyata diberi kesempatan buat menang,” tuturnya.

Dalam mempersiapkan lomba, tantangan yang Rafli hadapi yaitu tidak adanya mentor untuk membimbing, sehingga ia harus belajar mandiri. Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jepang itu belajar melalui beberapa sumber, seperti aplikasi Tik Tok dan Youtube. 

Pesan untuk Mahasiswa FIB

Terakhir, Rafli berpesan kepada seluruh mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) untuk berani mencoba mengikuti lomba-lomba, terutama yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Dengan berani mencoba mengikuti lomba-lomba, mahasiswa akan mengetahui seberapa jauh kemampuan yang dimiliki, sehingga bisa memberikan evaluasi terhadap dirinya masing-masing.

Rafli juga menambahkan bahwa dengan mengikuti lomba-lomba, ia mendapat kenalan baru untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan. “Kalau pengen ikut lomba coba saja, walaupun tidak menang, setidaknya dapat pengalaman baru untuk bahan pengembangan diri,” pungkasnya.

Raihan prestasi mahasiswa Bahasa dan Sastra Jepang ini merupakan wujud kontribusi untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas. 

Penulis: Selly Imeldha

AKSES CEPAT