51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa Kasetsart University Paparkan Pengalaman Berkunjung ke Trowulan

FIB NEWS – Surabaya, 1 Maret 2025, 51动漫 (FIB UNAIR) resmi menutup program mahasiswa inbound dari Kasetsart University, Thailand dengan sesi presentasi di Ruang Chairil Anwar. Dalam kegiatan ini, mahasiswa Kasetsart University memaparkan pengalaman mereka selama mengikuti program, khususnya saat mengunjungi berbagai situs sejarah di Trowulan.

Eksplorasi Sejarah Majapahit di Museum Trowulan Mahasiswa Kasetsart University memulai presentasi mereka dengan mengulas Museum Trowulan, yang menyimpan berbagai artefak dari Kerajaan Majapahit. Salah satu artefak penting yang menarik perhatian adalah prasasti berbahasa Sanskerta yang memiliki kemiripan dengan peninggalan sejarah di Thailand.

Selain prasasti, museum ini juga menampilkan replika rumah tradisional Majapahit yang memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat pada masa lampau. Rumah ini memiliki struktur sederhana dengan atap berbentuk joglo yang masih digunakan dalam desain arsitektur modern. Salah satu koleksi yang paling menonjol adalah patung Wisnu yang menunggangi Garuda, yang melambangkan kepercayaan Brahmanisme dan legitimasi kekuasaan raja pada masa itu.

Keunikan Arsitektur Gapura Bajang Ratu Destinasi berikutnya yang dibahas dalam presentasi adalah Gapura Bajang Ratu. Gapura ini memiliki makna simbolis sebagai gerbang transformasi, melambangkan peralihan dari hal-hal negatif menuju kehidupan yang lebih baik. Mahasiswa menjelaskan bahwa gapura ini memiliki hiasan ukiran penjaga di puncaknya yang melambangkan hierarki kepercayaan. Berbeda dengan gerbang tradisional di Thailand yang sering menampilkan dewa atau makhluk surgawi, Gapura Bajang Ratu lebih menonjolkan elemen budaya Hindu-Buddha yang khas.

Keindahan Arsitektur Candi Tikus Mahasiswa juga memaparkan kunjungan mereka ke Candi Tikus, salah satu peninggalan bersejarah dari era Majapahit yang ditemukan pada tahun 1914 dan dipugar selama periode kolonial Belanda. Tidak seperti candi-candi lain yang umumnya dibangun di atas permukaan tanah, Candi Tikus justru terletak 3,5 meter di bawah permukaan tanah. Struktur candi ini berbentuk persegi dengan menara kecil yang mencerminkan konsep Gunung Mahameru dalam kepercayaan Hindu-Buddha.

Candi Tikus diyakini memiliki fungsi sebagai tempat pemujaan yang berhubungan dengan elemen air, serta digunakan sebagai pemandian kerajaan atau sumber air bagi masyarakat setempat.

Patung Buddha Tidur Maha Vihara Mojopahit Situs terakhir yang dibahas dalam presentasi adalah Maha Vihara Mojopahit yang menjadi lokasi Patung Buddha Tidur terbesar di Indonesia. Dibangun pada tahun 1993, patung ini tercatat sebagai yang terbesar di Indonesia dan ketiga terbesar di Asia Tenggara menurut Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tahun 2021.

Patung ini memiliki panjang 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter. Berbeda dengan patung Buddha lainnya, wajah patung ini menghadap ke arah selatan sebagai bentuk pengaruh budaya lokal. Di sekitar area patung, terdapat relief yang menggambarkan ajaran Buddha dan hukum karma, serta dua patung besar yang melambangkan kebijaksanaan dan kekuatan spiritual.

Kegiatan presentasi ini menandai berakhirnya program mahasiswa inbound dari Kasetsart University di FIB UNAIR. Melalui pengalaman langsung mengunjungi situs-situs sejarah, para mahasiswa mendapatkan wawasan baru mengenai kekayaan budaya dan sejarah Indonesia, khususnya peninggalan Kerajaan Majapahit. Diharapkan, pengalaman ini dapat memperkuat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan Thailand di masa depan.

Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 17, yaitu partnership for the goals.

AKSES CEPAT