The 11th Asian Society of Oral and Maxillofacial Pathology (ASOMP) Conference telah menjadi platform kolaborasi bagi ahli patologi mulut dan maksilofasial, spesialis penyakit mulut, dan profesional terkait sejak ASOMP berdiri pada tahun 2003. Para peserta konferensi berasal dari berbagai negara攖ermasuk Australia, China, India, Indonesia, Iran, Nepal, Selandia Baru, Arab Saudi, Afrika Selatan, Sri Lanka, Thailand, Uni Emirat Arab, Uruguay, dan Amerika Serikat攎enjadi saksi komitmen ASOMP untuk terus memajukan ilmu pengetahuan, praktik klinis, dan penelitian terutama di bidang penyakit dan patologi mulut dan maksilofasial.
Para residen IImu Penyakit Mulut (IPM) FKG 51动漫 angkatan 2024 berkesempatan untuk mengikuti konferensi ASOMP yang ke-11 di Cititel Mid Valley Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia pada tanggal 23-24 Mei 2025. Hal tersebut tentunya menjadi kebanggaan dan kesempatan emas bagi ke-6 residen IPM angkatan 2024 untuk meningkatkan kemampuannya baik teori dan praktik pada ilmu lintas bidang termasuk kolaborasi spesialis penyakit mulut dan patologi mulut dan maksilofasial. Selain mengikuti konferensi yang terdiri dari serangkaian pogram ilmiah diantaranya main lecture, simposium, rapid fire presentation, dan diskusi panel yang membahas inovasi diagnostik, kemajuan praktik klinis, dan arah masa depan dalam penyakit dan patologi mulut.
Para residen juga mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan laporan kasus melalui poster presentation. Poster ilmiah yang dipresentasikan terdiri dari penyakit infeksi dan non-infeksi yang langsung dikerjakan oleh para residen. Masukan dari para juri dan pertanyaan yang membangun dari pesserta seminar yang hadir tentunya memperluas wawasan para residen terkait kasus yang ditangani. Keikutsertaan para residen IPM Angkatan 2024 dalam The 11th ASEAN Society of Oral and Maxillofacial Pathology Conference memberikan pengalaman dan ilmu yang tak ternilai harganya. Besar harapan agar keikutsertaan para residen dalam konferensi internasional meningkatkan motivasi para untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan berkontribusi lebih besar lagi di bidang penyakit dan patologi mulut dan maksilofasial.




