51动漫

51动漫 Official Website

Keseruan Mahasiswa Fakultas Kedokteran gigi 51动漫 dalam Simulasi menjadi Spesialis Bedah Mulut & Maksilofasial di Fakulti Pergigian Universiti Teknologi MARA Malaysia

Spesialis Bedah Mulut & Maksilofasial merupakan salah satu spesialis ilmu kedokteran gigi yang meliputi berbagai macam penatalaksanaan penyakit, kelainan, dan kondisi jaringan lunak serta keras dalam rongga mulut dan rahang yang memerlukan tindakan bedah. Pada Dental Enrichment Program yang berlangsung di Fakulti Pergigian Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, mahasiswa diajarkan tentang apa saja tindakan yang biasa dilakukan oleh Spesialis Bedah Mulut & Maksilofasial, serta diberikan workshop dua tindakan bedah yang sering dilakukan, yaitu suturing dan wiring.

Tindakan bedah suturing merupakan tindakan penjahitan kulit yang bertujuan untuk menutup dead space, stabilisasi batas luka, membantu proses penyembuhan luka, membuat luka tampak baik secara visual, serta mengurangi risiko terjadinya infeksi atau perdarahan. Terdapat berbagai macam teknik pada tindakan bedah suturing, pemilihan teknik ini disesuaikan dengan lokasi luka secara anatomis, ketebalan kulit, derajat ketegangan kulit, serta kepentingan kosmetik. Tindakan bedah wiring merupakan tindakan yang bertujuan untuk mengikat dan memperkuat gigi yang bergeser akibat trauma dengan menggunakan kawat, yang meliputi essig wiring, eyelet wiring, dan continuous loop wiring. Selain itu, pemasangan arch bar dapat digunakan untuk memperoleh fiksasi gigi yang lebih kuat.

Workshop ini dilakukan pada hari Selasa, 24 Oktober 2024 di ruang Al-Razi Fakulti Pergigian UiTM. Dengan bimbingan Dr. Shawal Firdaus, mahasiswa Dental Enrichment Program mendapatkan materi prosedur tindakan bedah suturing dan wiring secara singkat. Setelah pemaparan materi, Dokter Shawal menugaskan mahasiswa untuk melakukan praktik tindakan bedah suturing dan wiring. Penugasan itu diberikan agar mahasiswa dapat lebih memahami bagaimana cara melakukan tindakan bedah suturing dan wiring.

Gambar 1. Pemaparan Materi oleh Dr. Shawal Firdaus

Workshop kali ini dilaksanakan dengan membagi 39 mahasiswa menjadi 10 kelompok, tiap kelompok beranggotakan 3-4 mahasiswa. Setelah diberikan penjelasan tentang prosedur tindakan bedah suturing dan wiring secara singkat, seluruh kelompok akan diberikan 2 kit bedah, kit pertama terdiri dari dissecting forceps merupakan penjepit jaringan lunak saat menjahit, needle holder merupakan penjepit jarum bedah, suture needles merupakan alat untuk menjahit luka, suture silk merupakan benang bedah, dan model kulit silikon, digunakan untuk melakukan praktik tindakan bedah suturing. Kit kedua terdiri dari needle holder merupakan penjepit jarum wiring, wiring, dan model kerja, digunakan untuk melakukan praktik tindakan bedah wiring. Kemudian, setiap mahasiswa dalam kelompok tersebut akan melakukan praktik secara bergantian.

Gambar 2. Praktik Tindakan Bedah oleh Mahasiswa FKG Unair

Salah satu peserta workshop bernama Izzah, memberikan tanggapan mengenai workshop kali ini, 淎sik banget, jadi terasa seperti simulasi menjadi Spesialis Bedah Mulut karena bisa praktik tindakan bedah suturing dan wiring. Workshop kali ini memberikan banyak insight mengenai tindakan bedah pada Bedah Mulut & Maksilofasial. Mahasiswa merasa senang atas pengalaman baru yang mereka rasakan hari ini, beberapa menyebutkan bahwa mereka tertarik untuk mengambil studi Spesialis Bedah Mulut & Maksilofasial.

AKSES CEPAT