51动漫

51动漫 Official Website

Pengalaman Berharga di Divisi Klinik

Koas PPDH Gelombang 43 kelompok 4B menjalani kegiatan wajib divisi klinik di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) 51动漫 selama 10 bulan. Periode ini dibagi menjadi 2 minggu kuliah klinik dan 8 minggu praktik langsung.
Pada tahap kuliah klinik, peserta mendapatkan review materi mengenai anamnesis, interpretasi radiologi, pemeriksaan darah, penanganan kasus gawat darurat, bedah, dan keterampilan klinis lainnya. Selain teori, juga diberikan praktik langsung untuk memastikan mahasiswa siap menghadapi pasien nyata di RSHP. Hal ini sangat membantu ketika memasuki tahap praktik, di mana mahasiswa melakukan anamnesis, menyusun diagnosis sementara, melakukan pemeriksaan lanjutan, serta memberikan terapi secara mandiri dengan supervisi dokter senior.

Di RSHP UNAIR, mahasiswa juga diberi kesempatan menangani pasien opname. Pengalaman merawat pasien dari awal hingga akhir memberikan pemahaman komprehensif tentang perkembangan penyakit, respon terapi, serta evaluasi kesembuhan. Setiap tindakan selalu dibimbing oleh dokter senior sehingga mahasiswa dapat berdiskusi dan memperdalam pengetahuan klinis setiap hari. Pengalaman ini menumbuhkan kesabaran, empati, serta keterampilan komunikasi dalam merawat hewan dengan berbagai kondisi.

Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan membantu dalam prosedur operasi, mulai dari tahap pre-operasi, intra-operasi, hingga post-operasi. Kesempatan ini sangat berharga karena setiap operasi memiliki tantangan berbeda meskipun diagnosis penyakit sama. Salah satu kasus menarik adalah FLUTD (Feline Lower Urinary Tract Disease), di mana mahasiswa mendapat pengalaman menangani dua pasien kucing dengan kondisi berbeda. Kasus ini mengajarkan pentingnya membedakan gejala klinis, menentukan terapi yang tepat, serta memantau progres penyembuhan yang memerlukan waktu cukup lama.

Pengalaman klinik juga dilengkapi dengan kegiatan house call, misalnya kasus akupuntur pada anjing. Dari pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya belajar aspek teori dan praktik, tetapi juga sikap profesional, komunikasi efektif dengan pemilik hewan, manajemen waktu, serta pemikiran kritis dalam menghadapi kasus.

Pengalaman di klinik juga mendukung SDGs (Sustainable Development Goals):

  • SDG 3 (Good Health and Well-being): Kegiatan klinik mendukung kesehatan dan kesejahteraan hewan melalui pelayanan diagnosis, terapi, serta pencegahan penyakit. Hal ini juga berdampak pada kesehatan masyarakat karena hewan sehat turut menjaga kesehatan lingkungan.
  • SDG 4 (Quality Education): Program klinik memberikan pendidikan berkualitas berbasis praktik nyata, sehingga mahasiswa memperoleh kompetensi profesional yang siap diterapkan di dunia kerja.
  • SDG 15 (Life on Land): Perawatan hewan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan hewan berkontribusi pada keberlanjutan ekosistem darat serta kesejahteraan satwa peliharaan.

Penulis: Sofie Winda Rosytadewi

AKSES CEPAT