NERS NEWS – Peningkatan jumlah lansia di Indonesia membawa tantangan besar bagi sistem pelayanan kesehatan, khususnya dalam hal penurunan fungsi fisik seperti keseimbangan, kekuatan otot, dan mobilitas. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk lansia di Indonesia telah mencapai lebih dari 10% pada tahun 2023 dan diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa dekade mendatang.
Menanggapi kondisi tersebut, Kelompok 3 Kelas A-2 Angkatan 2022 51动漫 (Unair) menginisiasi pembuatan video edukatif berjudul “Latihan Keseimbangan dan Bantuan Mobilisasi pada Lansia” yang secara khusus diproduksi pada tanggal 12 Juni 2025 di Laboratorium Keperawatan Gerontik FKp Unair. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi metode pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) yang bertujuan mengintegrasikan teori dan praktik ke dalam pengalaman nyata.
Video ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya keluarga dan caregiver lansia, mengenai pentingnya latihan keseimbangan serta teknik bantuan mobilisasi yang aman dan benar. Edukasi visual dipilih karena terbukti mampu menyampaikan informasi dengan lebih menarik, mudah dipahami, dan berdampak terhadap peningkatan pemahaman serta keterampilan.
Proses pembuatan video ini melalui berbagai tahapan, dimulai dari brainstorming ide konten, dilanjutkan dengan studi literatur, penyusunan naskah, simulasi gerakan dan adegan, hingga tahap pengambilan video, editing, dan finalisasi. Seluruh adegan difilmkan dengan menggunakan simulator lansia dan alat bantu medis seperti walker, tongkat, serta kursi roda untuk menciptakan simulasi yang realistis dan edukatif.
Dalam proses produksinya, kelompok sempat menghadapi tantangan teknis terkait subjek video. “Awalnya kami berencana melibatkan lansia secara langsung dalam pengambilan video. Namun, pada hari pelaksanaan, lansia yang telah kami hubungi menyatakan ketidaksediaannya secara mendadak. Karena itu, kami menggunakan simulator lansia untuk menggantikan peran tersebut,” ujar Nurul, salah satu anggota kelompok. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak mengurangi kualitas maupun esensi dari pesan edukatif yang ingin disampaikan dalam video.
Materi dalam video mencakup demonstrasi latihan keseimbangan yang dapat dilakukan lansia secara mandiri maupun dengan bantuan, serta teknik mobilisasi seperti berpindah dari tempat tidur ke kursi roda dan menuju kamar mandi. Seluruh prosedur merujuk pada pedoman keperawatan gerontik dengan memperhatikan prinsip keselamatan dan kenyamanan lansia.
Produk akhir dari video ini telah diunggah ke platform digital sebagai media pembelajaran yang mudah diakses oleh masyarakat luas. Tidak hanya menjadi tugas akademik, proyek ini juga mencerminkan kontribusi nyata mahasiswa dalam upaya peningkatan kualitas hidup lansia melalui edukasi yang aplikatif, kontekstual, dan mudah dipraktikkan.
Melalui video ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya latihan fisik terstruktur pada lansia dan mampu menerapkan teknik perawatan yang tepat di lingkungan keluarga. Unair pun mendorong agar inovasi serupa terus dikembangkan oleh mahasiswa sebagai bentuk pengabdian dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Penulis : Ahmad Zubair Al Mahdi dan Nadia Ashifatun Nafi’ah
Editor : Alina Ramadani (Airlangga Nursing Journalist)




