51动漫

51动漫 Official Website

Peningkatan Nilai Ekonomi Melalui Teknik Pengolahan Perikanan di Kelompok Pengolahan Pemasaran Perikanan Batam Center

Kota Batam memiliki potensi yang signifikan dalam pengolahan perikanan, didorong oleh sumber daya laut yang kaya dan lokasinya yang strategis sebagai zona perdagangan bebas. Perikanan di Kecamatan Bengkong, Kota Batam, merupakan salah satu sektor ekonomi yang cukup penting mengingat letak geografisnya yang berada di daerah pesisir dengan akses langsung ke perairan. Kecamatan Bengkong memiliki beberapa wilayah pesisir dan laut yang menjadi tempat bagi aktivitas perikanan, baik itu perikanan tangkap maupun budidaya. Fakultas Perikanan dan Kelautan Unair bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kota Batam melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat guna meningkatkan nilai ekonomi Masyarakat melalui Teknik pengolahan perikanan serta pemanfaatan limbah perikanan yang dibantu oleh Kelompok Pengolahan Pemasaran Perikanan (POKLAHSAR) Kota Batam. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Bengkong, Kota Batam dan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Bapak Yudi Admajianto serta Ibu Dharmawanita Persatuan Dinas Perikanan Kota Batam yaitu Ibu Desi. Kegiatan berlangsung sangat menyenangkan dengan peserta pengabdian Masyarakat yang sangat antusias dalam mempraktekkan cara pengolahan ikan dan pemanfaatan limbah hasil perikanan guna meningkatkan nilai ekonomi Masyarakat. Kegiatan praktek yang dilakukan yakni perbaikan formulasi nugget ikan dan kaki naga,meskipun kelompok telah sering membuat kedua makanan tersebut,tapi ada beberapa hal yang harus diperbaiki dalam pengolahannya sehingga dapat meningkatkan rasa dan kesukaan para konsumen. Selain itu, pemaparan materi terkait pengolahan limbah perikanan,khususnya limbah kulit dan kepala udang juga merupakan ilmu baru bagi ibu-ibu POKLAHSAR Kota Batam. Kulit udang mengandung senyawa-senyawa yang memberikan rasa umami yang kuat. Umami, sering disebut sebagai “rasa kelima,” adalah rasa gurih yang mendalam dan memuaskan, mirip dengan rasa kaldu daging. Selain itu, kulit udang juga mengandung sisa-sisa daging dan lemak yang kaya akan cita rasa laut yang otentik. Ketika dipanaskan, senyawa-senyawa ini terlepas dan menyatu, menciptakan aroma dan rasa yang sangat menggoda.

Selama kegiatan berlangsung ibu-ibu POKLAHSAR yang merupakan perwakilan dari beberapa pelaku UMKM dibidang perikanan sangat antusias sekali untuk bertanya, mulai dari pemanfaatan limbah perikanan, perbaikan resep olahan serta pengemasan guna memperpanjang umur simpan makanan. Pelatihan bagi pengelola UMKM perikanan memegang peranan krusial dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mereka. Di tengah dinamika pasar dan tantangan industri perikanan, pembekalan ilmu dan keterampilan yang relevan menjadi kunci untuk berkembang. Secara keseluruhan, pelatihan berfungsi sebagai investasi jangka panjang bagi pengelola UMKM perikanan, memberdayakan mereka untuk tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang pesat di sektor ini.

AKSES CEPAT