Dalam rangka meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, Airlangga Forum yang diinisiasi oleh Sekolah Pascasarjana 51动漫 (UNAIR) mengangkat topik penting: dampak konsumsi pemanis alami dan buatan terhadap sistem imun dan metabolisme tubuh.
Diselenggarakan pada Jumat (20/6/2025), forum ini menghadirkan dua narasumber ahli:
-
Dr. Willy Sandhika, dr., M.Si., Sp. PA(K)
-
Dr. Waode Fifin Ervina Muslihi, S.Gz., M.Imun.
Gula: Antara Sumber Energi dan Ancaman Kesehatan
Dr. Willy menjelaskan bahwa gula alami memang dibutuhkan, terutama untuk anak-anak atau penderita malnutrisi. Namun, pada individu dengan asupan kalori cukup atau berlebih, konsumsi gula berlebihan dapat memicu:
-
Sindrom metabolik
-
Obesitas dan diabetes
-
Gangguan kesehatan jangka panjang
淕ula bisa menjadi lawan jika dikonsumsi tanpa kendali, ujarnya.
Pemanis Buatan: Alternatif yang Tidak Selalu Aman
Dalam upaya mengurangi asupan gula, banyak orang beralih ke pemanis buatan seperti aspartam, siklamat, atau xylitol. Namun, menurut dr. Fifin, konsumsi berlebih pemanis sintetis mengganggu keseimbangan mikrobiota usus.
淪ekitar 70% sistem imun tubuh terbentuk di usus. Ketika ekosistem usus rusak, risiko penyakit autoimun, alergi, dan kanker meningkat, tegasnya.
Pentingnya Literasi Label Makanan
Kedua narasumber menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat dalam membaca label makanan dan minuman kemasan, yang kerap mengandung pemanis buatan dengan tingkat kemanisan hingga 600 kali lipat gula alami.
淜etidaksadaran ini bisa berdampak serius, bahkan hingga menyebabkan gagal ginjal dan penyakit autoimun, ungkap Dr. Willy.
Keluarga dan Regulasi: Pilar Gaya Hidup Sehat
Dr. Fifin menegaskan bahwa kebiasaan makan sehat dimulai dari rumah. Ia mendorong masyarakat untuk:
-
Memilih makanan segar
-
Membuat minuman alami dari buah
-
Menghindari produk instan
淪ehat memang mahal, tetapi sakit jauh lebih mahal, tegasnya.
Sementara itu, para pakar juga menyerukan agar pemerintah memperketat pengawasan terhadap pemanis sintetis, terutama yang belum terdaftar di BPOM.
UNAIR sebagai Kampus Berdampak untuk Kesehatan Publik
Diskusi ini menegaskan peran UNAIR sebagai kampus berdampak yang berkontribusi aktif dalam:
-
Peningkatan literasi gizi masyarakat
-
Pencegahan penyakit kronis melalui edukasi publik
-
Kolaborasi akademisi dan regulator dalam isu kesehatan nasional
Airlangga Forum konsisten menghadirkan tema-tema relevan dan berbasis ilmiah demi kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




