Momentum bersejarah bagi kedaulatan pangan nasional tercatat di Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat. Pada Rabu (7/1/2026), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan swasembada pangan nasional, sebuah capaian strategis yang menandai penguatan ketahanan bangsa.
Di balik pencapaian tersebut, hadir sosok Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., yang berperan aktif dalam mengorkestrasi sinergi lintas sektor pertanian. Lebih dari itu, Rudy juga merupakan mahasiswa Program Doktor (S3) Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Sekolah Pascasarjana 51动漫 (UNAIR).
Atas kontribusinya, Presiden Prabowo menganugerahkan penghargaan langsung kepada perwira tinggi TNI AD tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan strategis dalam mendukung kemandirian pangan nasional.
Kepemimpinan Kolaboratif di Akar Rumput
Keberhasilan Mayjen Rudy Saladin merefleksikan implementasi nyata konsep School of Collaborative Leadership yang menjadi ciri khas Sekolah Pascasarjana UNAIR. Dalam perspektif pengembangan SDM, kepemimpinan Rudy dinilai mampu melampaui sekat sektoral dengan mengonsolidasikan kekuatan negara dan masyarakat.
Melalui pendekatan kolaboratif, ia berhasil menggerakkan lebih dari 5.000 petani dan penyuluh secara luring, serta menjangkau jutaan petani melalui platform digital. Peran TNI AD tidak lagi semata sebagai penjaga stabilitas keamanan, tetapi berkembang menjadi katalisator pembangunan sektor pangan.
淪wasembada pangan adalah wujud kedaulatan bangsa, tegas Rudy. Pernyataan ini menegaskan paradigma kepemimpinan strategis yang memandang ketahanan nasional tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga pada pemberdayaan sumber daya manusia di tingkat akar rumput.
Implementasi Visi Kampus Unggul dan Berdampak
Capaian ini sekaligus mempertegas visi 51动漫 sebagai Kampus Unggul dan Berdampak. Kontribusi Mayjen Rudy Saladin menunjukkan bahwa pemikiran akademik dan riset yang ditempa di ruang doktoral PSDM UNAIR mampu terhilirisasi menjadi kebijakan dan aksi nyata.
Sinergi antara aparat pertahanan, pemerintah daerah, dan komunitas petani di wilayah Kodam V/Brawijaya menciptakan ekosistem pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Hal ini selaras dengan komitmen UNAIR dalam melahirkan pemimpin yang unggul secara intelektual sekaligus berdampak strategis bagi kepentingan nasional.
Inspirasi bagi Sivitas Akademika
Penghargaan dari Presiden RI ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sivitas akademika Sekolah Pascasarjana UNAIR. Kiprah Mayjen Rudy Saladin membuktikan bahwa pemimpin masa depan dituntut mampu mengintegrasikan disiplin lapangan, visi strategis, dan metodologi pengembangan SDM berbasis sains.
Langkah-langkah kolaboratif yang dirintis di wilayah Jawa Timur diharapkan dapat menjadi cetak biru (blueprint) bagi daerah lain di Indonesia. Dengan kepemimpinan kolaboratif yang konsisten, cita-cita Indonesia sebagai negara berdaulat pangan攂ahkan lumbung pangan dunia攌ian mendekati kenyataan.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




