Peningkatan听konsumsi ayam global masih peternak menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan produksi tanpa mengandalkan antibiotic growth promotor. Dulu, antibiotik berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan unggas yang kini mengakibatkan risiko resistensi antimikroba. Ilmuwan mulai melirik probiotik sebagai alternatif alami yang aman. Probiotik merupakan bakteri baik dalam membantu menjaga kesehatan saluran cerna ayam dan meningkatkan imunitas.
Keefektifan probiotik tidak selalu maksimal karena rentan mati saat melewati saluran pencernaan ayam yang ekstrem akibat perubahan pH yang drastis dari lambung ke usus. Teknologi enkapsulasi menjadi inovasi terkini yang memungkinkan probiotik 渄ibungkus dalam lapisan pelindung seperti alginat, kitosan, atau susu skim. Probiotik dengan perlindungan lapisan luar dapat bertahan lebih lama dan dilepaskan secara perlahan di tempat yang tepat dalam pencernaan. Metode mikroenkapsulasi dan nanoenkapsulasi menjadi dua cara utama yang mulai diterapkan.
Mikroenkapsulasi adalah teknik untuk melapisi probiotik dalam kapsul berukuran mikrometer. Bahan yang sering digunakan adalah alginate听dengan sifat larut air, ramah lingkungan, dan mampu melindungi probiotik dari asam lambung. Salah satu metode mikroenkapsulasi yang umum adalah emulsifikasi yaitu mencampur probiotik dan bahan pelapis membentuk butiran kecil stabil. Hasil pelapisan membuat probiotik seperti Lactobacillus plantarum听dan Enterococcus faecalis听memiliki daya tahan lebih tinggi, pertumbuhan ayam lebih baik, dan efisiensi pakan meningkat.
Penambahan bahan tambahan berupa kedelai atau susu skim membantu meningkatkan stabilitas dan daya lepas probiotik. Metode lain dari mikroenkapsulasi adalah ekstrusi. Probiotik dicampur dalam larutan gel lalu dijatuhkan ke dalam larutan pengeras untuk membentuk kapsul kecil. Metode ini berhasil meningkatkan kualitas usus dengan menambah keanekaragaman mikroba baik sekum ayam sekaligus memperbaiki nilai biokimia darah. Mikroenkapsulasi dengan bahan seperti maltodekstrin, agar atau karboksimetilselulosa juga terbukti meningkatkan kualitas pertumbuhan dan memperbaiki struktur vili usus yang berdampak langsung pada penyerapan nutrisi.
Nanoenkapsulasi menghadirkan terobosan lebih lanjut dengan menciptakan kapsul berukuran nano. Ukurannya yang sangat kecil memungkinkan probiotik terserap lebih baik dengan ukuran jaringan tubuh ayam yang lebih besar. Nanoenkapsulasi umumnya menggunakan teknik ionik gelasi, dengan bahan seperti kitosan dan alginat. Studi menunjukkan bahwa probiotik yang terenkapsulasi nano dapat mengalahkan performa antibiotik menghambat pertumbuhan bakteri patogen seperti Salmonella听dan Campylobacter. Enkapsulasi nano probiotik mampu memperbaiki fungsi sawar usus, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membantu keseimbangan mikroflora.
Salah satu keunggulan enkapsulasi skala nano yaitu kontrol pelepasan yang lebih presisi. Probiotik dilepaskan secara perlahan sepanjang saluran pencernaan. Efeknya berlangsung lebih lama dan efisien. Teknologi ini juga mulai dikembangkan dengan metode electrospinning, yaitu menyemprotkan larutan probiotik dan polimer dalam medan listrik untuk membentuk serat halus berisi bakteri hidup. Teknik ini menjanjikan efisiensi tinggi dalam menjaga viabilitas dan efektivitas probiotik saat disimpan maupun digunakan.
Penggunaan mikro oenkapsulasi dan nanoenkapsulasi dalam pakan unggas tidak hanya membantu pertumbuhan ayam semata. Banyak manfaat yang diperoleh seperti memperbaiki kualitas daging, meningkatkan kadar protein, menurunkan kadar kolesterol dan lemak jahat dalam darah. Bahkan beberapa studi menunjukkan efek perlindungan terhadap stres oksidatif dan peningkatan daya tahan terhadap infeksi saluran pencernaan.
Memang tantangan pengembangan berupa kestabilan ukuran kapsul, biaya produksi, dan pemrosesan skala industry yang belum banyak dilakukan. Hasil riset menunjukkan mikroenkapsulasi dan nanoenkapsulasi menjadi masa depan dari pakan aditif untuk sistem pencernaan sehat pada ayam. Dengan dukungan penelitian lanjutan, teknologi ini akan membawa perubahan besar dalam industri peternakan unggas, mengarah pada sistem produksi yang lebih aman, berkelanjutan, dan bebas antibiotik.
Penulis: Faisal Fikri, drh., M.Si.
Artikel ini merujuk pada penelitian dengan judul 淩ecent updates on encapsulated probiotics in poultry: a review yang dapat diakses pada:





