Resistensi obat antimikroba telah menjadi tantangan global dan salah satu perhatian utama karena infeksi epidemiologi global. Tanaman obat telah lama memiliki peran penting dalam kedokteran dan dapat menjadi salah sumber penting bahan antimikroba dan merupakan teknik terbaru untuk mengobati resistensi. Clausena adalah genus di Famili Rutaceae yang dikenal dan dimanfaatkan secara luas dalam pengobatan tradisional. Banyak spesies dalam genus ini telah menjadi sumber utama obat dan riwayat obat. Efektivitas antimikroba dari metabolit sekunder mulai dari akar, batang, daun, rimpang, ranting, biji, buah, dan bunga dari beberapa spesies Clausena telah banyak diperiksa dan ditemukan lebih efektif melawan bakteri dengan Clausena anisata menjadi spesies yang paling menjanjikan.
Sebanyak 16 senyawa aktif yang terdiri dari 12 alkaloid, 2 kumarin, dan 2 terpenoid dilaporkan diisolasi dari berbagai bagian spesies pada genus ini. Senyawa mukonal merupakan satu-satunya senyawa yang menunjukkan potensi ganda yaitu melawan jamur dan protozoa. Ulasan ini bertujuan untuk mereview kemajuan penelitian yang telah dilaporkan dari tahun 2000 hingga saat ini, terutama pada antibakteri, antijamur, dan antiprotozoal dari spesies tanaman pada genus Clausena, dan menyoroti potensi penggunaan tanaman Clausena pada pencegahan dan pengobatan penyakit menular.
Penulis: Abdullahi Musa, Nanik Siti Aminah*, Olabisi Flora Davies-Bolorunduro, Alfinda Novi Kristanti, Suhaili, Amalina Izzatul Islami, Theint Su Wai, and Thae Thae Su Pyae Naing
Link Jurnal:





