Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata揃elajar Bersama Komunitas (KKN- BBK) Ke-7 51动漫 (UNAIR) melaksanakan kegiatan bidang lingkungan yangmengintegrasikan program ROTAN BASAH (Program Peningkatan Bank Sampah) danPlastoGreen (Plastic to Green). Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama ibu-ibu PKK RT 04 bertempat di Balai RT 04, Minggu (18/1/2026).
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk sosialisasi dan demonstrasi, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah anorganik serta pemanfaatan botol plastik bekas menjadi media tanam hidroponik sederhana. Mahasiswa KKN mengajak peserta untuk terlibat langsung dalam praktik pemilahan sampah plastik yang layak disetorkan ke bank sampah, sekaligus memanfaatkan limbah plastik sebagai pot tanam sayuran.
Edukasi Lingkungan Berbasis Praktik Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengelolaan sampah anorganik dan peran bank sampah dalam mendukung kebersihan lingkungan. Selanjutnya, peserta diajak mengikuti demonstrasi pembuatan media tanam hidroponik dari botol plastik bekas dan praktik penanaman sayuran seperti bayam. Kegiatan ini bertujuan menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari. Salah satu peserta kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
淜egiatan ini menambah wawasan kami, terutama tentang cara memilah sampah dan
memanfaatkan botol plastik untuk menanam sayur di rumah, ujar salah satu ibu PKK RT 04.
Sementara itu, penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa antusiasme peserta
menjadi nilai positif dalam pelaksanaan program. 淚bu-ibu PKK sangat aktif mengikuti
kegiatan dari awal hingga akhir.
Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran terhadap pengelolaan sampah dan edukasi lingkungan dapat terus berlanjut, ujarnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN BBK 7 UNAIR berupaya menanamkan
edukasi lingkungan berbasis praktik nyata sebagai bentuk dukungan terhadap SDG 4 (Quality Education).





