UNAIR NEWS – Gelaran T telah dibuka secara resmi di Taman Surya, Balai Kota Surabaya pada Minggu (28/7/2024). Dr Ikhsan SPsi MM selaku Sekretariat Daerah (Sekda) Surabaya turut mengapresiasi gelaran tersebut. Ia menilai bahwa gelaran ini merupakan kegiatan positif yang memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat.
淎cara ini tentunya sangat luar biasa, terlebih perdana diadakan di Indonesia. Saya sangat mengapresiasi kerja keras dari UNAIR yang berusaha mengemas ICAS dengan apik. Tentunya, hal ini akan bermanfaat bagi para perguruan tinggi, akademisi, dan pemerintah kota, jelas Ikhsan ke Tim UNAIR NEWS pada Senin (29/7/2024).
Ikhsan mengatakan, gelaran ICAS ini merupakan ajang kolaborasi untuk mendukung visi dan misi yang sudah Pemerintah Kota Surabaya rancang. Selain itu, juga dapat menambah gagasan-gagasan baru dari perspektif lain untuk perkembangan Surabaya.
淕elaran ini menghasilkan ide dan masukan segar untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Kota Surabaya. Salah satunya, dengan mengadaptasi solusi dari negara lainnya. Dengan harapan, gelaran ini dapat membawa kebermanfaatan sesama, imbuh Ikhsan.
Tingkatkan Ekonomi Kreatif
Ikhsan juga menyebut bahwa gelaran ICAS memiliki dampak signifikan bagi ekonomi kreatif Kota Surabaya. Terutama UMKM lokal Kota Surabaya dan anak muda. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menyumbang dan meningkatkan ekonomi kreatif di Surabaya.
淪aat ini, kami (Red. pemerintah kota) memang sedang gencarnya melakukan pengembangan kota. Namun, jika kita hanya mengandalkan pendapatan dari pajak dan retribusi akan sulit untuk mengembangkan kota. Gelaran ICAS ini juga menjadi ajang menambah pendapatan kota dari berbagai segmen, terangnya.
Eksisnya anak muda dalam menggunakan teknologi dan platform sosial media juga harus dimanfaatkan dengan baik. Dengan harapan, anak muda dapat terlibat mendukung UMKM lokal melalui sosial media sebagai upaya meningkatkan ekonomi kreatif kota Surabaya.
淎nak muda ini harus terlibat dalam hal ini, peran sosial media tentunya dapat membantu UMKM lokal kota. Perlu adanya kolaborasi antar dua pihak agar visi misi meningkatkan ekonomi kota dapat berjalan dengan lancar, tambahnya.
Insight Baru
Ikhsan juga menambahkan bahwa tidak hanya untuk meningkatan ekonomi kota, gelaran ICAS juga menjadi kesempatan para ahli dan akademisi untuk mengemukakan gagasan terkait solusi persoalan Surabaya. Pengalaman dari para ahli ini akan dijadikan sebagai solusi keberlanjutan bagi Kota Surabaya.
淪ebagian besar dari mereka sangat menyayangkan bahwa bangunan bersejarah di Surabaya kurang terawat. Seharusnya, bangunan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik sekaligus meningkatkan perekonomian kota, tuturnya.
Pada akhir, ia menekankan pengembangan dan perbaikan tidak hanya berfokus pada cagar budaya Kota Lama Surabaya, namun juga pada pedesaan sekitar kota, seperti Kampung Arab, Kampung Madani, dan Kampung Pecinan. Dengan harapan, perkembangan kota di Surabaya dapat merata.
Sebagai informasi, pernyataan tersebut Dr Ikhsan SPsi MM selaku Sekretariat Daerah (Sekda) Surabaya sampaikan pada diskusi bertajuk Towards the Surabaya Old Town Heritage Revitalization Program: Aspects, Challenges, and Its Future tersebut berlangsung di Gedung Pascasarjana UNAIR.
Seluruh jadwal rangkaian acara pameran dapat masyarakat lihat pada laman atau instagram @aiioc.unair
Penulis: Satrio Dwi Naryo
Editor: Edwin Fatahuddin
Baca juga: Sekda Kota Surabaya Ungkap Kebermanfaatan Gelaran ICAS Bagi Masyarakat Surabaya





