51动漫

51动漫 Official Website

Sinergi BBK 7 UNAIR dan Desa Sambirejo: Optimalkan Penurunan Stunting Melalui Edukasi dan Inovasi Pangan Lokal

BBK 7 demo masak lele oleh mahasiswa perikanan
BBK 7 demo masak lele oleh mahasiswa perikanan

UNAIR NEWS – Dalam upaya mendukung program nasional percepatan penurunan angka stunting, mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51动漫 (UNAIR) sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif bagi masyarakat Desa Sambirejo. Kegiatan sosialisasi stunting dan demonstrasi nugget lele ini berlangsung pada Kamis, 22 Januari 2026 di balai desa sambirejo. Program ini menyasar ibu hamil dan ibu balita sebagai garda terdepan dalam pemenuhan gizi keluarga.

Edukasi Komprehensif Bersama Pakar

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mendalam mengenai pencegahan stunting yang menghadirkan Ibu Bidan Era sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya pola asuh, sanitasi, dan asupan nutrisi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Sebanyak 16 partisipan yang terdiri dari ibu hamil dan ibu balita mengikuti jalannya diskusi dengan antusias. Keberhasilan transfer pengetahuan ini terukur secara kuantitatif melalui hasil post-test yang sangat memuaskan, yakni mencapai rata-rata 96,54%. Angka ini menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan dibandingkan sebelum sosialisasi dilakukan.

Tidak hanya dibekali teori, para peserta juga diajak secara langsung untuk mempraktikkan pengolahan pangan lokal yang bergizi tinggi. Mahasiswa BBK 7 UNAIR mendemonstrasikan pembuatan Nugget Lele. Pemilihan ikan lele didasarkan pada ketersediaannya yang melimpah di wilayah pedesaan serta kandungan protein dan omega-3 yang sangat baik bagi pertumbuhan otak serta fisik anak.

Relevansi dengan Sustainable Development Goals (SDGs)

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), khususnya dalam upaya mengakhiri segala bentuk malnutrisi dan menurunkan angka kematian balita. Melalui edukasi yang tepat dan inovasi pangan lokal, program ini berkontribusi langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat desa. Dengan memastikan ibu hamil dan balita mendapatkan nutrisi serta pengetahuan kesehatan yang memadai, Desa Sambirejo turut serta dalam menciptakan pondasi kesehatan yang kuat bagi generasi mendatang demi kesejahteraan yang berkelanjutan..

Melalui kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, dan masyarakat desa, diharapkan angka stunting di Desa Sambirejo dapat ditekan secara berkelanjutan. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa keterlibatan aktif mahasiswa melalui BBK 7 UNAIR mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Ifqih Salsabila

AKSES CEPAT