51动漫

51动漫 Official Website

Strategi Pemberdayaan Keluarga untuk Pencegahan Kekambuhan pada Penderita Skizofrenia

ILUSTRASI Orang dengan Skizofrenia (ODS). (Foto: halodoc.com)
ILUSTRASI Orang dengan Skizofrenia (ODS). (Foto: halodoc.com)

Skizofrenia adalah gangguan psikiatri yang memengaruhi sekitar 1% populasi dunia, termasuk 1,8 per 1.000 orang di Indonesia. Kondisi ini seringkali menyebabkan kekambuhan yang berdampak pada biaya rawat inap, pengangguran, dan penurunan produktivitas, serta meningkatkan risiko bunuh diri. Meski antipsikotik efektif mencegah kekambuhan, efek sampingnya signifikan, dan sekitar seperempat pasien masih mengalami kekambuhan dalam setahun. Terapi nonfarmakologis, seperti dukungan keluarga, penting untuk mencegah episode psikotik dan membantu pasien, terutama yang baru didiagnosis dan masih tinggal di rumah. Dukungan ini berkaitan dengan penurunan tingkat kekambuhan, rawat inap, dan peningkatan kepatuhan terhadap pengobatan, sementara keterlibatan emosional berlebihan atau kritik berlebihan dari keluarga dapat memperburuk kondisi pasien.

Scoping review ini dilakukan untuk memberikan gambaran umum tentang strategi pemberdayaan keluarga dalam pencegahan kekambuhan pada individu dengan skizofrenia. Studi ini menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses Extension for Scoping Reviews. Kriteria inklusi adalah: (a) seluruh partisipan memiliki diagnosis skizofrenia; (b) studi yang digunakan berupa randomized controlled trial (RCT), studi observasional, atau studi kualitatif; dan (c) hasilnya berupa pemberdayaan keluarga dan pencegahan kekambuhan bagi individu dengan skizofrenia. Artikel ulasan tidak diikutsertakan. Database yang digunakan mencakup PubMed, MEDLINE, Google Scholar, dan Cochrane Library. Pemilihan studi dilakukan dalam dua tahap: (1) penyaringan judul dan abstrak, dan (2) penyaringan artikel teks penuh. Sebelum setiap tahap, penulis pertama (D.I.I.) memberikan instruksi kepada peneliti untuk memastikan konsistensi seleksi. Penyaringan diawasi secara berkala, dan peneliti menerima masukan dari penulis pertama untuk meningkatkan akurasi. Pencarian awal menghasilkan 549 abstrak, di mana 137 artikel duplikat dihapus. Total 412 artikel disaring berdasarkan judul dan abstrak. Dari jumlah ini, 377 artikel dikeluarkan karena tidak relevan dengan populasi studi, intervensi yang tidak sesuai, atau tidak mengukur hasil studi yang diinginkan. Sebanyak 35 artikel dinilai untuk kelayakan, dan 16 artikel dipilih untuk penilaian teks penuh. Sebagian besar studi yang terpilih adalah uji klinis, studi potong lintang, atau studi kualitatif.

Temuan dari tinjauan saat ini berfokus pada tiga topik utama yang dibahas: (a) model pemberdayaan keluarga yang digunakan dalam pencegahan kekambuhan skizofrenia; (b) strategi intervensi keluarga; dan (c) pertimbangan khusus untuk mengintegrasikan pemberdayaan keluarga dalam pencegahan kekambuhan skizofrenia. Temuan pada Scoping Review ini menekankan bahwa model pemberdayaan keluarga berbeda antar studi dan diperlukan strategi untuk mengintegrasikan pemberdayaan keluarga dalam perawatan skizofrenia. Pertimbangan khusus untuk menggabungkan pemberdayaan keluarga dalam perawatan skizofrenia mencakup faktor-faktor yang memprediksi kekambuhan serta beban perawatan yang dialami keluarga. Penelitian lanjutan diperlukan untuk memahami pemberdayaan keluarga dan mengembangkan panduan komprehensif terkait manajemen pencegahan kekambuhan pada individu dengan skizofrenia.

Penulis: Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs (Hons)

Artikel ini merujuk pada penelitian dengan judul 淔amily Empowerment Strategies for Relapse Prevention in Individuals With Schizophrenia A Scoping Review

Link jurnal:

AKSES CEPAT