51动漫

51动漫 Official Website

Tembus Forum PBB di Jenewa, Alumnus UNAIR Tekankan Ekonomi Bukan Penghalang

Ida Ayu Prasasti Dewi Alumnus Ilmu Komunikasi, FISIP UNAIR Tahun 2015. (Foto: Istimewa)
Ida Ayu Prasasti Dewi Alumnus Ilmu Komunikasi, FISIP UNAIR Tahun 2015. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Tantangan ekonomi bukan hambatan seorang meraih kesuksesan hingga mengantarkan sampai di kancah internasional. Ida Ayu Prasasti Dewi adalah salah satunya. Alumnus Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) tahun 2015 telah berhasil membuktikan. Sasti berhasil berkarier di bidang literasi digital pada organisasi non profit (NGO) dan secara konsisten menyuarakan hak-hak digital sampai kancah internasional.

Perjuangan selama Kuliah

Perjuangan menyelesaikan studi bersama perjuangan yang cukup melelahkan, tetapi dengan usaha tersebut mengantarkan wisuda dalam waktu 3,5 tahun dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.7. Pencapaian tersebut merupakan hal yang membanggakan di tengah kemandirian hidup. Selama kuliah, Ia harus lihai dalam manajemen waktu antara studi dan bekerja paruh waktu demi membiayai kebutuhan kuliah dan biaya hidup.

Dalam hal bekerja paruh waktu, Sasti memulai kariernya sebagai pekerja paruh waktu pada sebuah usaha mikro. Selanjutnya, Ia membuka usaha mandiri melalui produk risoles di lingkungan kampus. Ketika berjualan, Sasti terbiasa memulai aktivitas dini hari untuk memproduksi dagangan sebelum didistribusikan pada pukul 06.00. Pada akhir masa studi, dirinya mengaku memulai karier dalam dunia kreatif sebagai penyiar radio di Surabaya. 淭antangan terbesar saat itu adalah aspek finansial dan psikologis. Namun, keterbatasan tersebut justru mendorong saya untuk bekerja lebih keras daripada rekan-rekannya. Saya percaya bahwa kesungguhan akan membawa kita pada keberhasilan, ujar Sasti mengenang masa studinya di Surabaya.

Kehidupan Pascakuliah

Sesuai menamatkan studi di UNAIR, kehidupan karier Sasti berkembang pesat pada salah satu perusahaan NGO yaitu ICT Watch Jakarta. Dedikasinya membawanya menjadi delegasi Indonesia di International Telecommunication Union (ITU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss. Saat ini, Ia sedang mempersiapkan kelulusan studi doktoral dengan objek kajian tata kelola pemerintahan berbasis teknologi. Sasti berpesan kepada mahasiswa UNAIR untuk senantiasa memiliki keberanian untuk mengambil langkah baru dalam setiap proses yang dijalani. Selanjutnya, Ia berpesan untuk selalu memberi manfaat dan cahaya untuk sesama sesuai prinsipnya 淯rip iku Urup.

淜eberuntungan sebenarnya adalah perpaduan antara persiapan yang matang dan kesempatan. Oleh karena itu, tetaplah rendah hati untuk terus belajar dan jangan pernah berhenti bergerak mencari solusi atas setiap tantangan yang ada. Kisah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika UNAIR bahwa keterbatasan di masa lalu bukanlah penghalang untuk mencapai prestasi di kancah internasional, pungkas Sasti.

Penulis: Yongki Eka Cahya

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT