Pandemi COVID-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 memerlukan pengembangan vaksin yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak kandidat vaksin inaktif SARS-CoV-2 pada tikus k18-hACE2 dengan investigasi berat badan, aktivasi imun, dan sitokin.
Pro inflamasi termasuk IL-4, IL-6, TNF-α, dan IFN-γ. Penelitian ini menggunakan mencit k18-hACE2 yang mengekspresikan reseptor enzim pengubah angiotensin 2 (hACE2) manusia. mencit diberikan kandidat vaksin yang diinaktivasi dibandingkan dengan vaksin semu dan vaksin pembawa.
Berat badan dipantau, dan sampel serum dikumpulkan untuk mengukur kadar IL-4, IL-6, TNF-α, dan IFN-γ menggunakan ELISA. Data dievaluasi menggunakan perangkat lunak analisis statistik SPSS. Pemberian kandidat vaksin SARS-CoV-2 yang diinaktivasi pada mencit k18-hACE2 tidak mengakibatkan perubahan signifikan pada berat badan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Lebih jauh, kadar IL-4, IL-6, TNF-α, dan IFN-γ berkurang secara signifikan pada mencit yang divaksinasi dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang menunjukkan adanya efek peredaman pada respons inflamasi.
Studi ini menunjukkan bahwa kandidat vaksin SARS-CoV-2 yang diinaktivasi memiliki dampak minimal pada berat badan mencit k18-hACE2. Meskipun demikian, vaksin ini berhasil mengatur kadar IL-4, IL-6, TNF-α, dan IFN-γ, yang menunjukkan keamanan dan dampak menguntungkannya. Temuan ini berkontribusi untuk memahami profil kemanjuran dan keamanan vaksin dalam pengembangan vaksin.
Penulis: Fedik Abdul Rantam
Informasi detail artikel:Evaluation and Its Impact of SARS-CoV-2 Inactivated Vaccine Candidate in K18-hACE2 Mice. Jur. Med. Vet.; Vol.8 No.1, 54“62. online at https://e-journal.unair.ac.id/JMV





