Infeksi Menular Seksual (IMS) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama bagi mereka yang hidup dengan HIV (Human Immunodeficiency Virus). Penelitian terbaru dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya mengungkap bahwa hampir separuh pasien HIV yang menjalani pengobatan di poliklinik kulit dan kelamin juga mengalami IMS lainnya. Penelitian yang dilakukan oleh tim dokter dari Departemen Dermatologi dan Venerologi Fakultas Kedokteran 51动漫 ini menganalisis data medis pasien selama dua tahun terakhir. Dari total 222 pasien HIV yang ditemukan memiliki IMS, mayoritas adalah pria muda dengan rata-rata usia 28 tahun.
Kutil Kelamin dan Sifilis Mendominasi
Jenis IMS yang paling banyak ditemukan adalah kutil kelamin (anogenital warts) yang disebabkan oleh infeksi virus HPV, mencakup hampir 48% dari seluruh kasus. Disusul oleh berbagai bentuk sifilis, seperti sifilis laten dan sifilis sekunder.
Yang mengkhawatirkan, banyak pasien yang terdiagnosis sifilis tanpa gejala jelas, sehingga sulit untuk menentukan tahap infeksinya. Ini menunjukkan pentingnya deteksi dini dan skrining rutin, terutama bagi kelompok berisiko tinggi.
Laki-laki Paling Rentan
Dari data yang dikumpulkan, lebih dari 85% pasien adalah laki-laki. Faktor risiko seperti aktivitas seksual tanpa perlindungan, berganti-ganti pasangan, dan keterlibatan dengan pekerja seks disebut sebagai penyebab utama. Meskipun studi ini tidak secara langsung meneliti orientasi seksual, studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL) adalah kelompok yang sangat rentan terhadap infeksi ganda HIV dan IMS.
Perlu Strategi Terpadu
Hasil penelitian ini memperkuat urgensi penanganan terpadu antara HIV dan IMS. Pasien HIV lebih rentan terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuh yang terganggu. Oleh karena itu, pendekatan yang melibatkan edukasi seksual, deteksi dini, pengobatan tepat waktu, serta penguatan layanan kesehatan sangat diperlukan untuk menekan penularan IMS di masyarakat.
Penulis: dr. Jose Suryanegara
Informasi detail terkait artikel ini dapat dilihat pada:





