51动漫

51动漫 Official Website

Webinar Tryal 2025 Bedah Strategi Bangun Personal Branding

Afrizal Naufal Ghani saat menyampaikan materi soal personal branding pada Webinar Sharing Session Tryal 2025. (Foto: Tangkapan Layar Zoom)
Afrizal Naufal Ghani saat menyampaikan materi soal personal branding pada Webinar Sharing Session Tryal 2025. (Foto: Tangkapan Layar Zoom)

UNAIR NEWS – Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada) 51动漫 (UNAIR) Ponorogo mengadakan Webinar Sharing Session Tryal 2025 guna memberi edukasi soal personal branding. Webinar bertajuk Connecting with Purpose: How to Personal Branding Enhance Your Relationships ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu (23/2/2025). 

Hadir sebagai pemateri dalam webinar tersebut, Afrizal Naufal Ghani, mahasiswa . Membuka webinar itu, Ghani, sapaan akrabnya, mengungkap pentingnya membangun personal branding. “Personal branding itu penting agar orang itu tahu kita siapa. Personal branding itu akan menunjang karier, visi, dan masa depan kita nanti. Makanya untuk menjadi orang yang dikenal kita harus punya value teman-teman,” ucapnya.

Sebelum beranjak pada cara membangun personal branding, Ghani mengenalkan tentang definisi personal branding. Menurutnya, personal branding ialah sebuah kegiatan di mana individu berupaya menunjukkan eksistensinya pada dunia agar memperoleh peluang yang mereka inginkan. Dalam hal ini, individu perlu membagikan minat dan bakatnya pada publik, sehingga kesempatan-kesempatan, yang utamanya mengarah pada karier, akan terbuka lebar.

Mahasiswa Ekonomi Islam UNAIR itu menekankan langkah awal dalam menciptakan personal branding adalah menentukan bagaimana orang lain memandang diri sendiri dengan menunjukkan kegemaran pada publik. “Kalian harus menentukan ingin dikenal sebagai apa. Jangan biarkan orang berpersepsi tentang kita yang aneh-aneh. Jadi sebelum orang itu berpersepsi aneh-aneh tentang kita bisa dibatasi,” jelasnya.

Dalam membangun personal branding ini, individu juga perlu memastikan hal yang ia tunjukkan pada publik adalah hal yang sebenarnya. Ghani mengatakan personal branding yang hadir berdasar atas kebohongan tidak akan bertahan lama. “Personal branding itu bukan pencitraan. Personal branding itu harus jujur jangan bohong. Kalau personal branding itu dari dirinya bahwa dia itu suka dan memang baik dalam hal itu,” tuturnya.

Tempat strategis dalam membangun personal branding ialah media sosial. Ghani berpendapat media sosial yang kini ramai khalayak gunakan dapat menjadi sarana individu untuk mengenalkan minat dan bakatnya pada publik. Individu dapat membagikan konten terkait hal yang membangun personal brandingnya pada media sosial sehingga terbentuk impresi awal publik tentangnya.

Selain membangun personal branding lewat media sosial, Ghani berpesan kepada seluruh peserta webinar agar tidak lupa membangun persona diri secara langsung atau dalam realita sehari-hari. “Kita itu adalah makhluk sosial yang juga harus membangun persona diri secara offline. Karena banyak orang di media sosial kayaknya itu keren, tapi ketika bertemu secara langsung zonk,” pungkasnya.

Penulis: Selly Imeldha

Editor: Edwin Fatahuddin

AKSES CEPAT