51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Workshop Nasional Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kependidikan Arsiparis Perguruan Tinggi

Suasana Workshop Benchmarking Program Tendik Berdampak Bidang Arsiparis yang dipadati oleh puluhan delegasi tendik dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS “ 51¶¯Âþ (UNAIR) berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementdiktisaintek) menyelenggarakan Workshop Benchmarking Program Tendik Berdampak Bidang Arsiparis. Kegiatan berskala nasional tersebut berlangsung di Harris Hotel Gubeng, Surabaya, pada Selasa (7/4/2026). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas tenaga kependidikan (tendik) arsiparis di lingkungan perguruan tinggi.

Direktur Direktorat Sumber Daya Manusia, Manajemen Talenta, dan Pengembangan Organisasi (SDMMTPO) UNAIR Prof Dr Radian Salman SH LLM menjelaskan bahwa program ini merupakan kegiatan yang memiliki banyak bidang strategis. Khusus untuk bidang arsiparis, Kemendiktisaintek secara langsung menunjuk dan menggandeng UNAIR untuk bekerja sama mensukseskan acara tersebut.

“Program ini adalah kolaborasi kementerian dengan 51¶¯Âþ yang memiliki peran sangat penting dalam tata kelola perguruan tinggi, yakni bagaimana meningkatkan kapasitas dan profesionalitas arsiparis. UNAIR terpilih untuk penyelenggaraan bidang arsiparis. Ini artinya ada pertimbangan bahwa tata kelola arsip di UNAIR terbilang memadai, sehingga kementerian mau berkolaborasi dengan kita,” ungkap Prof Radian.

Prof Radian menegaskan bahwa kegiatan strategis ini dirancang secara menyeluruh. Tidak sekadar pemaparan materi satu arah. Peserta yang hadir merupakan delegasi terpilih melalui proses kurasi ketat dari instansi asal mereka.

“Pesertanya adalah mereka yang telah lolos seleksi dari berbagai perguruan tinggi. Di sini ada sekitar 59 peserta. Program ini tidak hanya sekadar pelatihan, tetapi juga ada benchmarking untuk melihat langsung berbagai praktik baik dalam tata kelola arsip,” paparnya.

Lebih lanjut, ia merinci target utama yang ingin dicapai melalui forum kolaborasi ini. Khususnya dalam menjawab tantangan era disrupsi digital. Ia berharap, workshop kali ini dapat membantu peningkatan kapasitas para tendik arsiparis.

“Harapannya, pertama adalah peningkatan kapasitas, kedua tentu sharing knowledge dari berbagai pengalaman, dan addressing problem dalam konteks kearsipan. Dengan begitu, peserta bisa menjadi pionir untuk memulai dan meningkatkan inovasi tata kelola arsip yang sesuai dengan kebutuhan dunia digital di perguruan tinggi masing-masing,” terang Guru Besar UNAIR tersebut.

Terkait luaran jangka panjang, Prof Radian berpesan agar para delegasi dapat menjadi pusat penyebaran ilmu saat kembali ke kampus masing-masing. “Untuk keberlanjutannya, peserta bisa menjadi center untuk sharing knowledge dalam tata kelola. Sehingga, ini menjadi pembelajaran yang disebarkan di unit kerja, dan praktik yang diterapkan di institusi masing-masing dapat benar-benar berdampak,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Yasir Dharmawan D.

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT