51动漫

51动漫 Official Website

AMSA UNAIR Gelar Edukasi TBC di Lapas

Kegiatan Screening TBC bersama dengan warga Lapas Kelas I Surabaya dalam kegiatan ALVEOLI pada Sabtu (12/04/2025) (Foto: Tim PDD AMSA UNAIR)
Kegiatan Screening TBC bersama dengan warga Lapas Kelas I Surabaya dalam kegiatan ALVEOLI pada Sabtu (12/04/2025) (Foto: Tim PDD AMSA UNAIR)

UNAIR NEWS Asian Medical Student Association (AMSA) 51动漫 (UNAIR) melaksanakan program ALVEOLI (Awareness for Lung Vitality and Education to Overcome Tuberculosis) bagi warga binaan. Kegiatan berlangsung di Lapas Kelas I Surabaya di Desa Macan Mati, Kebonagung, Porong, pada Sabtu (12/04/2025). Kegiatan berlangsung dalam empat tahap, bermula dengan kegiatan bertajuk BREATHE (Bringing Resilience and Education Against Tuberculosis for Healthy Lungs), dan berlanjut dengan ALVEOLI dengan total peserta sebanyak 140 warga binaan.

AMSA UNAIR menggelar edukasi TBC di Lapas Kelas I Surabaya sebagai respons terhadap tingginya risiko penularan akibat kondisi overcrowding. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya deteksi dini dan pengobatan TBC, sekaligus mendukung target SDGs untuk eliminasi TBC pada 2030.

“Kami memilih warga lapas sebagai target audiens program ALVEOLI karena mereka termasuk kelompok yang sangat rentan terhadap tuberkulosis (TBC), dengan risiko 10100 kali lebih tinggi dibandingkan masyarakat umum menurut WHO. Kondisi ini membuat edukasi dan pencegahan TBC di lapas menjadi sangat penting untuk mengurangi penyebarannya,” ucap Galang Nanda Saputra selaku Project Officer Desa Binaan AMSA UNAIR. 

AMSA UNAIR menggelar Focus Group Discussion seputar topik TBC bersama warga Lapas Kelas I Surabaya (Foto : Tim PDD AMSA UNAIR)
AMSA UNAIR menggelar Focus Group Discussion seputar topik TBC bersama warga Lapas Kelas I Surabaya (Foto : Tim PDD AMSA UNAIR)

Galang juga menjelaskan bahwa pihak AMSA UNAIR menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan program BREATHE dan ALVEOLI di Lapas Kelas I Surabaya. Pada kegiatan BREATHE, AMSA UNAIR mengundang Puskesmas Kedungsolo berperan dalam pelaksanaan skrining TBC serta turut menghadirkan dua narasumber, dr Fajar Adi Muhammad MARS dan dr Wiwin Is Effendi Sp P(K) PhD untuk mengulas pengobatan TBC secara mendalam.

Sementara itu, pada hari ketiga dan keempat AMSA UNAIR menghadirkan dr Ariani Permatasari SpP(K) FAPSR dari Tim Ahli Klinis TB RO Kemenkes RI yang menjelaskan terkait pentingnya deteksi dini dan pencegahan TBC di lingkungan rentan seperti lapas. Dukungan juga datang dari sponsor, seperti Nutrihub Surabaya, Air HERO, dan Klinik Salsabila. Seluruh kolaborasi ini memperkuat komitmen AMSA UNAIR dalam upaya eliminasi TBC melalui pendekatan edukatif, preventif, dan berbasis komunitas.

AMSA UNAIR menyelenggarakan serangkaian kegiatan pemeriksaan kesehatan untuk warga binaan. 淪alah satu program utama kami adalah Medical Check-Up (MCU) yang mencakup pemeriksaan BMI, tekanan darah, asam urat, dan glukosa. Selain itu, kami dari AMSA UNAIR juga membagikan Hygiene Care Pack yang berisi peralatan mandi, seperti sabun, sampo, sikat gigi, dan pasta gigi kepada warga binaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran tentang pentingnya deteksi dini dan pencegahan TBC, serta mendorong perilaku hidup sehat di lingkungan lapas, jelas Galang.

Penulis : Dalliyah Iftitah Arbi 

Editor : Edwin Fatahuddin

AKSES CEPAT