51动漫

51动漫 Official Website

Analisis agresivitas lokal dan potensi transformasi keganasan ameloblastoma melalui osteopontin dan ekspresi CD10 (Penelitian imunohistokimia)

Ameloblastoma adalah neoplasia odontogenik jinak yang tumbuh lambat dan dapat menginfiltrasi jaringan lunak dan menembus tulang. Penanda molekuler seperti pewarnaan IHC dengan Osteopontin dan antibodi CD10 dapat membantumemahami kelainan dan memprediksi transformasi ganas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan diagnosisdan pengobatan dengan melacak indikator-indikator ini beserta aspek-aspek klinikopatologis lainnya. Penelitian ini menganalisis korelasi antara OPN dan ekspresi CD10 dengan agresivitas ameloblastoma dan transformasi ganas menggunakan 35 blok parafin. Pewarnaan IHC dilakukan menggunakan penanda OPN dan CD10, dan jumlah sel serta intensitas pewarnaan dihitung menggunakan metode IRS.

Skor IRS dikorelasikan dengan parameter klinikopatologis menggunakan uji statistik (P < 0,05). Hasil: Hasil pemeriksaan ekspresi OPN kuat (37,2%), sedang (37,2%), lemah (17,1%), dan negatif (8,5%). Sementara itu, hasil pemeriksaan ekspresi CD10 sedang (28,6%), lemah (54,2%),dan negatif (17,2%). Uji korelasi ekspresi OPN dan CD10 adalah P = 0,940. Uji korelasi ekspresi OPN dan masing-masing gambaran klinikopatologis adalah gambaran radiografi P = 0,708, resorpsi akar P = 0,063, progresi tumor P = 0,640, ukuran tumor P = 0,428, durasi tumor P = 0,477, dan pembesaran kelenjar getah bening regional P = 0,687. Uji korelasi untuk ekspresi CD10 dan setiap fitur klinikopatologis adalah gambaran radiografi P = 0,342, perkembangan tumor P = 0,623, resorpsi akar P = 0,940, ukuran tumor P = 0,003, durasi tumor P = 0,138, dan pembesaran kelenjar getah bening regional P = 0,858. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Agresivitas ameloblastoma ditunjukkan oleh OPN dan ekspresi CD10 yang tinggi, sedangkan potensi transformasi keganasan ditunjukkan oleh OPN yang tinggi dan ekspresi CD10 yang rendah, dengan ekspresi CD10 berkorelasi dengan ukuran tumor.

Penulis: Andra Rizqiawan, drg., Sp.BM., Ph.D.

AKSES CEPAT