51动漫

51动漫 Official Website

Antihiperlipidemia dan Histopatologi Pankreas Ekstrak Buah Muntingia calabura L

Hiperlipidemia sering ditemukan pada penderita diabetes melitus. Hiperlipidemia pada diabetes menyebabkan aterosklerosis, yaitu terbentuknya plak pada dinding aorta dan arteri koroner, sehingga mempersempit lumen dan menurunkan elastisitas pembuluh darah. Aliran darah terhambat ketika lumen pembuluh darah menyempit sehingga menyebabkan penyakit jantung koroner (PJK). Berbagai penelitian menemukan bahwa penyebab utama aterosklerosis dan PJK adalah hiperglikemia, hiperlipidemia, dan oksidasi LDL. Oleh karena itu, untuk mengurangi risiko kematian akibat PJK, dapat dengan menurunkan tingkat oksidasi gula darah, kolesterol, dan LDL. Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian terbesar di dunia, menyebabkan lebih dari 17,5 juta kematian setiap tahunnya.

Ada banyak obat antihiperlipidemia yang tersedia saat ini, namun mempunyai efek samping. Oleh karena itu, banyak dikembangkan obat-obatan herbal dengan hampir tanpa efek samping, harga terjangkau dan tersedia di hampir semua daerah, salah satunya adalah Kersen (Muntigia calabura) yang jarang diminati namun mempunyai potensi tinggi dalam memperbaiki profil lipid pada hiperlipidemia. Buah M. calabura mengandung beberapa senyawa seperti riboflavin, serat, tiamin, betakaroten, niasin dan asam askorbat yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Buah M. calabura juga mengandung beberapa golongan senyawa yang bermanfaat sebagai antihiperlipidemia yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, sterol, tanin, fenol dan terpenoid.

Hasil penelitian menunjukkan pemberian glibenklamid dan buah M. calabura efektif menurunkan TC, TG dan LDL serta meningkatkan HDL dibandingkan kelompok kontrol diabetes. Pada kelompok kontrol diabetes, tikus yang diberi aloksan 150mg/kg menunjukkan penurunan kepadatan pulau Langerhans, vaskularisasi, dan cedera pulau dibandingkan dengan kelompok kontrol normal. Mencit yang diberi ekstrak buah M. calabura menunjukkan peningkatan granulasi dan kepadatan sel sel Langerhans pankreas yang signifikan

Aloksan bekerja dengan menghasilkan spesies oksigen reaktif yaitu hidrogen peroksida (H2O2) dan radikal hidroksil bebas (OH) yang sangat reaktif menyerang molekul biologis sehingga merusak sel pankreas.

Ekstrak buah kersen berperan dalam menurunkan kadar LDL karena kandungan fitokimia yaitu flavonoid, saponin, polifenol, dan alkaloid. Flavonoid bekerja dengan cara menurunkan kadar 3-hidroksi-3-metilglutaril-CoA (HMG-CoA) reduktase dan meningkatkan aktivitas Lecithin Cholesterol Acyltransferase (LACT) yang dapat menurunkan kadar kolesterol bebas dalam darah. Zat flavonoid mempunyai mekanisme untuk meningkatkan kadar kolesterol HDL dengan cara meningkatkan pelepasan kolesterol dari makrofag dan meningkatkan ekspresi ATP-Binding Cassette (ABC) transporter A1 dan meningkatkan apolipoprotein A1 yang merupakan bahan dasar HDL

Saponin bekerja dengan cara berikatan dengan asam empedu membentuk misel, dengan demikian kolesterol yang terdapat pada misel tidak dapat diserap oleh mikrovili pada permukaan sel epitel usus. Hal ini menyebabkan penurunan kadar LDL dan kolesterol total. Saponin dapat menurunkan jumlah trigliserida dalam darah dengan mencegah penyerapannya di usus. Saponin membatasi penyerapan kolesterol di usus, mencegah kolesterol diserap dan akhirnya dikeluarkan bersama feses. Saponin menempel pada asam empedu dan meningkatkan ekskresi melalui feses, menyebabkan peningkatan konversi kolesterol menjadi asam empedu dalam upaya untuk menghilangkannya.

Alkaloid bekerja dengan menurunkan glukoneogenesis, yang menurunkan kadar glukosa darah dan mengurangi kebutuhan insulin. Polifenol merupakan antioksidan yang juga dapat menstabilkan radikal bebas dengan mengkompensasi defisit elektron dan menekan pembentukan radikal bebas. Alkaloid dapat bekerja dengan menurunkan glukoneogenesis, yang menurunkan kadar glukosa darah dan mengurangi kebutuhan insulin.

Analisis histopatologi pankreas menunjukkan penurunan kepadatan pulau Langerhans, vaskularisasi dan cedera, terdapat nekrosis dan degradasi yang signifikan pada kelompok mencit diabetes yg diinduksi aloksan. Analisis histopatologi mencit yang diberi ekstrak buah M. calabura menunjukkan perbaikan dan regenerasi sel langerhans pankreas, ini membuktikan kemampuan ekstrak buah M. calabura dalam meregenerasi sel Langerhans pankreas yang rusak akibat aloksan. Sayangnya, kondisi Pulau Langerhans belum kembali normal. Dihipotesiskan bahwa perbaikan sel pankreas dengan ekstrak etanol buah kersen berlangsung lebih dari dua minggu. Pengamatan ini sejalan dengan penelitian lain yang menyatakan perbaikan histologis pankreas penderita diabetes meningkat setelah pengobatan dengan tanaman obat dengan kandungan fenolik tinggi

Penulis : Tridiganita Intan Solikhah, drh., M.Si

Referensi terkait tulisan di atas:

Solikhah, T. I., Solikhah, G. P (2023). Antihyperlipidemic and histopathological pancreas analysis of Muntingia calabura L. fruit extract on alloxan-induced diabetic mice. Research Journal of Pharmacy and Technology, 16(10), 4841-4846.

AKSES CEPAT