51动漫

51动漫 Official Website

Bleomycin: Terobosan Potensial dalam Penatalaksanaan Efusi Perikardial Maligna

Perikarditis Kalsifikasi yang Mengancam Jantung untuk Modalitas Diagnostik Gagal Jantung
Sumber: KlikDokter

Efusi perikardial maligna (malignant pericardial effusion/MPE) adalah kondisi penumpukan cairan berlebihan di rongga perikardium akibat penyebaran kanker, terutama dari paru, payudara, atau keganasan hematologis. Cairan yang menekan jantung dapat menyebabkan tamponade jantung攌eadaan darurat yang ditandai dengan hipotensi, distensi vena jugularis, dan bunyi jantung melemah. Perikardiosentesis masih menjadi terapi lini pertama sesuai rekomendasi European Society of Cardiology, tetapi angka kekambuhannya tinggi, mencapai 70%.

Dalam konteks ini, bleomisin攐bat kemoterapi yang juga memiliki efek sklerosing攎uncul sebagai pilihan terapi intraperikardial yang menjanjikan. Systematic review oleh Paulus P. Siahaan dan kolega (2025) menilai efektivitas serta keamanan bleomisin pada MPE. Delapan penelitian dengan total 242 pasien dianalisis. Hasilnya menunjukkan bahwa bleomisin mampu menurunkan angka kekambuhan MPE hingga sekitar 5%, jauh lebih rendah dibandingkan prosedur perikardiosentesis atau agen sklerosing lain seperti doksisiklin. Selain itu, lama rawat inap pasien berkurang rata-rata 3,5 hari dibandingkan kelompok doksisiklin.

Mekanisme kerja bleomisin melibatkan pembentukan kompleks Fe(III)-bleomisin yang merusak DNA sel tumor melalui pemutusan untai ganda, menghambat pembelahan sel, dan menimbulkan fibrosis lokal yang menutup ruang perikardial agar cairan tidak kembali menumpuk.

Efek samping bleomisin umumnya ringan, seperti nyeri dada dan demam. Komplikasi serius seperti perikarditis konstriktif atau aritmia jarang ditemukan. Dibandingkan agen lain, bleomisin menimbulkan nyeri lebih ringan dan memerlukan analgesik dalam jumlah lebih sedikit.

Meskipun hasilnya positif, sebagian besar penelitian masih bersifat observasional, sehingga dibutuhkan uji klinis acak berskala besar untuk menilai efektivitas dan keamanan jangka panjangnya. Namun, temuan ini memberikan harapan bahwa bleomisin dapat menjadi terapi standar baru yang lebih efektif dan aman bagi pasien dengan efusi perikardial maligna.

Penulis: Prof. Dr. J. Nugroho Eko Putranto, dr., Sp.JP(K)FIHA.FAsCC.

Informasi detail artikel :

AKSES CEPAT