Penelitian ini membahas pengaruh teknologi informasi (TI) terhadap profesi akuntansi manajemen dalam konteks transformasi digital yang didorong oleh Revolusi Industri 4.0 dan pandemi COVID-19. Fokus utamanya adalah memahami bagaimana teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), big data, dan analitik bisnis mengubah peran dan tanggung jawab akuntan manajemen. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis bibliometrik untuk mengevaluasi tren penelitian, kolaborasi akademik, dan tema utama dalam literatur terkait TI dan akuntansi manajemen. Studi ini menganalisis 183 artikel jurnal dari database Scopus (1997“2022) menggunakan perangkat lunak Bibliometrix dan VOSviewer. Penelitian ini mengidentifikasi jurnal, negara, institusi, dan kata kunci terkemuka yang relevan dengan TI dan akuntansi manajemen, serta memetakan tema utama yang meliputi tema dasar, tema yang sedang berkembang, dan tema yang terisolasi.
Fenomena utama yang dibahas adalah dampak TI terhadap transformasi tugas dan kompetensi akuntan manajemen. Argumen utamanya adalah bahwa teknologi yang berkembang pesat menuntut akuntan manajemen untuk meningkatkan kompetensi digital agar dapat beradaptasi dengan tuntutan bisnis modern, khususnya selama pandemi. Literatur sebelumnya menyoroti bahwa teknologi seperti sistem informasi akuntansi, ERP, dan blockchain telah mengubah lanskap akuntansi. Studi ini memperkuat temuan bahwa penguasaan teknologi adalah hal penting bagi akuntan manajemen untuk mendukung pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini juga mengidentifikasi kesenjangan dalam literatur, terutama terkait pengembangan kompetensi teknologi bagi akuntan manajemen di tengah lingkungan yang penuh ketidakpastian. Hal ini memberikan peluang untuk penelitian lebih lanjut tentang kesiapan pengguna, adopsi teknologi, dan dampak transformasi digital pada profesi akuntansi.
Findings
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh teknologi informasi (TI) terhadap akuntansi manajemen menjadi fokus utama, dengan tren yang terus berkembang dalam 25 tahun terakhir. Analisis bibliometrik terhadap 183 artikel dari database Scopus (1997-2022) mengungkapkan bahwa jumlah publikasi meningkat secara signifikan setelah pengenalan teknologi seperti ERP, AI, dan big data. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 mempercepat transformasi digital dalam profesi akuntansi, meskipun jumlah publikasi sempat menurun selama pandemi. Hasil analisis menemukan bahwa Amerika Serikat, Inggris, dan China adalah negara dengan kontribusi terbesar dalam penelitian ini, sementara Finlandia menonjol dalam kualitas publikasi berdasarkan rata-rata sitasi. Kata kunci yang sering muncul mencakup teknologi baru seperti blockchain, analitik bisnis, dan sistem informasi akuntansi, yang mengindikasikan kebutuhan akan kompetensi digital bagi akuntan manajemen. Diskusi menyoroti bahwa kompetensi digital menjadi kebutuhan penting bagi akuntan manajemen untuk mendukung pengambilan keputusan strategis. Tema-tema utama yang diidentifikasi meliputi sistem informasi akuntansi, budaya organisasi, dan manajemen strategis. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi kesenjangan dalam literatur, termasuk kurangnya fokus pada kebijakan organisasi untuk mendukung transisi digital dan pengembangan kompetensi akuntan manajemen. Temuan ini menegaskan pentingnya penelitian lebih lanjut untuk mendukung transformasi digital dalam profesi akuntansi.
Author(s): Fariha Anjum Hira; Siti Zaleha Abdul Rasid; Iman Harymawan*; Alam Md Moshiul





