51动漫

51动漫 Official Website

Efek Metode Pembuatan terhadap Metabolomik Lactiplantibacillus Plantarum IS-10506: Analisis Terhadap Sediaan Lisat versus Lisat yang Difilter

Ilustrasi peneliti bekerja di lab (Foto: Generated image)

Lactiplantibacillus plantarum IS-10506 adalah strain Lactiplantibacillus yang banyak diteliti untuk manfaatnya, terutama di bidang dermatologi. Strain ini berasal dari 淒adih, sebuah produk fermentasi susu kerbau di Indonesia. Probiotik dan turunannya, termasuk lisat bakteri, memiliki potensi untuk digunakan sebagai produk kesehatan kulit, imunomodulasi, dan antipenuaan. Metabolit bioaktif lisat bakteri adalah kontributor utama dari efek ini.

Proses pembuatan lisat melalui beberapa tahapan. Pertama, pellet bakteri dilarutkan dalam larutan phosphate-buffered saline. Larutan berisi baketri dihomogenisasi dengan vortex, dan dilanjutkan dengan proses ultrasonikasi pada es. Sampel diperiksa dengan spektrofotometer sebelum dan sesudah proses ultrasonikasi untuk memastikan hancurnya sel bakteri. Sampel dilakukan sentrifugasi dan setelahnya sebagian dilakukan filtrasi. Proses filtrasi ditujukan untuk mengeliminasi bakteri yang masih hidup. Sediaan lisat yang tidak difilter dan lisat yang difilter dilanjutkan untuk uji metabolomik dengan metode liquid chromatography-high resolution mass spectrometry (LC-HRMS).

Terdapat perbedaan signifikan antara lisat L. plantarum IS-10506 yang tidak difilter dan lisat L. plantarum IS-10506 yang difilter. Metabolit pada lisat mencapai 107 metabolit sedangkan metabolit pada lisat yang difilter mencapai 111 metabolit yang mengindikasikan bahwa proses filtrasi tidak hanya menghilangkan debris namun juga memodifikasi komposisi metabolit sampel. Selain itu, analisis sPLS-DA kedua sediaan menunjukkan perbedaan yang jelas, yang mengindikasikan bahwa filtrasi dapat mengubah profil metabolomik secara selektif. Salah satu metabolit yang membedakan kedua sediaan ini adalah 3-phosphoglycerate yang berperan dalam metabolism energi dan glikolisis. Proses filtrasi dapat meningkatkan atau menurunkan jumlah metabolit bioaktif tertentu, sehingga berefek pada manfaat lisat probiotik.

 Pada kedua sediaan ditemukan metabolit yang dapat berpotensi dalam melawan photoaging, yaitu DL-lactic acid, asam hialuronat, dan asam lipoteikoat. Kadar DL-lactic acid lebih tinggi pada lisat yang difilter, yang mengindikasikan manfaat sebagai eksfoliasi dan peremajaan kulit wajah yang lebih dominan. Kadar asam hialuronat dan asam lipoteikoat lebih tinggi pada lisat yang tidak diflter, yang mengindikasikan manfaat sebagai penjaga kelembapan kulit, sawar kulit, dan modulasi imun yang lebih dominan.

Penulis: Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, dr. Sp.KK(K), Marina Rimadhani, dr., Sp.D.V.E
Informasi lengkap dari artikel ini dapat diunduh pada:

The effects of processing methods on the metabolomics of Lactiplantibacillus plantarum IS-10506: Analysis on lysate vs. filtered lysate preparations

Marina Rimadhania, Muhammad Yulianto Listiawan, Ingrid Suryanti Surono, Tristiana Erawatie, Suryo Kuncorojakti, Radita Yuniar Arizandy, Cita Rosita Sigit Prakoeswa

AKSES CEPAT