51动漫

51动漫 Official Website

Kecanduan Smartphone berdasarkan Smartphone Application-Based Addiction Scale (SABAS) di Kalangan Mahasiswa

Foto by Telest id

Setiap pengguna smartphone memiliki tujuan yang berbeda-beda dan berbagai peneliti telah melaporkan bahwa smartphone memiliki banyak manfaat untuk tujuan sosial dan kesehatan. Kecanduan smartphone, ketergantungan smartphone, dan penggunaan smartphone kompulsif adalah istilah yang umum digunakan untuk menggambarkan fenomena serupa yang dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan sehari-hari individu. Mahasiswa tampaknya merupakan kelompok yang berisiko lebih tinggi terhadap kecanduan smartphone. Mahasiswa dapat menjadi sangat terikat dengan smartphone mereka, dan bepotensi mengalami tekanan psikologis dari lingkungan sosialnya .

Deteksi dini sebagai langkah awal pencegahan smartphone kecanduan diperlukan untuk pencegahan kecanduan smartphone. instrumen diperlukan untuk menilai apakah seseorang berisiko kecanduan smartphone. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kecanduan Berbasis Aplikasi Smartphone (SABAS). SABAS adalah instrumen yang menilai risiko dari kecanduan aplikasi yang diakses melalui smartphone. Instrumen ini dikembangkan oleh Csibi et al. (2018) dan terdiri dari enam item berdasarkan model komponen kecanduan.

Penelitian ini menerjemahkan dan memvalidasi versi bahasa Inggris dari SABAS ke dalam versi Bahasa Indonesia yang berhasil diadaptasi untuk digunakan dalam konteks budaya Indonesia. Versi bahasa Inggris dari SABAS mengalami proses penerjemahan bertahap yang melibatkan ahli bahasa dan ahli di bidang kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, versi bahasa Indonesia skala SABAS dapat disebarluaskan dan dapat digunakan untuk menilai risiko kecanduan smartphone. Ini karena SABAS memiliki enam item yang menilai ketergantungan individu pada smartphone aplikasi.

Artikel yang berjudul Reliability and validity study of the Indonesian Smartphone Application-Based Addiction Scale (SABAS) among college students melibatkan 458 mahasiswa di Indonesia yang mengisi instrument SABAS. Hasil menunjukkan bahwa SABAS berkorelasi dengan nomophobia dan tekanan psikologis. Berdasarkan penelitian temuan, versi Bahasa Indonesia dari SABAS terbukti sebagai skala psikometrik yang valid dan reliabel.

Penulis: Ira Nurmala

Informasi detail artikel ini dapat dilihat pada tulisan kami di jurnal Heliyon yang dapat diakses melalui link berikut:

Artikel ini dapat disitasi sebagai berikut:

Ira Nurmala, Siti Rahayu Nadhiroh, Iqbal Pramukti, Laila Wahyuning Tyas, Afina Puspita Zari, Mark D. Griffiths, Chung-Ying Lin. 2022. Reliability and validity study of the Indonesian Smartphone Application-Based Addiction Scale (SABAS) among college students. Heliyon, Volume 8, Issue 8, 2022, e10403, ISSN 2405-8440. .

AKSES CEPAT