51动漫

51动漫 Official Website

Menakar Pencapaian Kompetensi Praktikum Online Selama Pandemi untuk Kompetensi Perencanaan dan Evaluasi Program Kesehatan

IL by CNBC Indonesia

Pandemi COVID-19 ini telah membawa disrupsi dalam bagi pendidikan dini hingga pendidikan tinggi. Langkah pengendalian COVID-19 yang membatasi pergerekan dan kerumunan manusia telah memaksa para pendidik untuk memindahkan semua proses pembelajaran ke virtual, menjadi tantangan tidak hanya bagi pendidik maupun siswa.

Sekolah kesehatan merupakan kelompok yang harus mampu menjawab tantangan bagaimana memastikan mahasiswanya mampu memiliki kompetensi yang sesuai dengan perubahan situasi kesehatan yang tidak menentu ditambah dengan keterbatasan perkuliahan tatap muka.

Mengambil pembelajaran dari Prodi S1 媼Kesehatan Masyarakat 51动漫 yang mengajarkan tentang perancangan program kesehatan, Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat 51动漫 melakukan Penelitian Tindakan Kelas untuk menganalisis bagaimana rancangan praktikum online dapat membantu mahasiswa mencapai kompetensi perencanaan dan evaluasi program kesehatan masyarakat.

Sebelum pandemi, mata kuliah Perencanaan dan Evaluasi Program Kesehatan Masyarakat dilakukan secara tatap muka dan penuh interaksi dengan pihak Puskesmas dalam praktikumnya. Sejak kebijakan kuliah dari rumah dilaksanakan, mata kuliah ini terpaksa dilakukan secara virtual. Selain itu, tenaga kesehatan di Puskesmas yang sebelumnya sangat berperan dalam pemimbimbingan mahasiswa, tidak dapat berperan seperti sebelum pandemi karena kesibukan mereka yang luar biasa selama pandemi.

Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan menghasilkan model struktur praktikum online yang digunakan pada semester genap 2020-2022 selama pandemi COVID-19. Rancangan praktikum online ini dilakukan melalui tiga fase pembelajaran berbasis tim selama empat belas minggu semester. Karena pergeseran dari offline ke sepenuhnya online belajar selama Pandemi, perubahan signifikan telah dilakukan dalam pembentukan tim dan tipe untuk tugas mahasiswa. Adaptasi ini tidak hanya mencakup media pembelajaran tetapi juga materi pelajaran.

Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan menunjukkan bahwa penyesuaian model belajar berbasis tim dibutuhkan untuk memastikan setiap mahasiswa yang mengikuti perkuliahan online selama pandemi mencapai kompetensi yang minimal sama dengan mahasiswa yang melakukan pembelajaran tatap muka sebelum pandemi.

Melalui penelitian ini, dosen menyadari batasan signifikan mengenai bagaimana berbagi pengalaman otentik dalam melakukan pengumpulan data primer selama analisis situasional sangat diharapkan oleh mahasiswa. Di lain sisi, kontekstual COVID-19 juga mendesak untuk segera disampaikan dalam merancang program kesehatan masyarakat karena sangat mengganggu jalannya program kesehatan masyarakat di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lesson study sangat penting bagi pengajar untuk memahami dampak dari desain perkuliahan virtual pada model belajar kolaboratif mahasiswa, tim pengajar dan praktisi. Media pembelajaran online yang sederhana diperlukan untuk memastikan bahwa semua siswa dari latar belakang yang berbeda akan memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pembelajaran.

Penulis: Nuzulul Kusuma Putri, S.KM., M.Kes.

Uraian lebih rinci tentang artikel ini dapat dibaca pada

AKSES CEPAT