Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja antena mikrostrip persegi panjang untuk aplikasi 5G dengan menambahkan struktur T-slot dan memperbesar ukuran patch antena. Pendekatan ini dimaksudkan untuk mengatasi keterbatasan desain konvensional, seperti bandwidth yang sempit, return loss yang tinggi, dan impedansi yang belum optimal. Simulasi dilakukan menggunakan algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) guna menentukan dimensi antena terbaik sebelum difabrikasi.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa antena yang dikembangkan berhasil mencapai bandwidth sebesar 1,56 GHz, return loss -42 dB, dan VSWR sebesar 1,026, yang menandakan pencapaian performa sangat baik. Meskipun terjadi penurunan gain menjadi 1,68 dBi, hal ini masih memadai untuk aplikasi jaringan nirkabel seperti Wi-Fi, IoT, dan 5G. Penambahan T-slot berperan penting dalam memperluas area resonansi antena dengan cara memodifikasi distribusi arus dan medan elektromagnetik.
Penjelasan pola radiasi pada (a) menunjukkan bahwa antena memiliki pola radiasi omnidireksional pada bidang H (magnetik), dengan puncak pada arah 0掳 dan 180掳, menandakan pancaran sinyal ke segala arah horizontal. Sementara itu, Gambar (b) menggambarkan pola omnidireksional pada bidang E (listrik) dengan penyebaran yang lebih sempit, menunjukkan konsentrasi energi ke arah tertentu. Kombinasi bentuk kompak dan performa tinggi ini menjadikan desain antena sangat potensial untuk mendukung sistem komunikasi 5G dengan jangkauan luas dan efisiensi tinggi.





