Tubuh manusia merupakan inang bagi miliaran mikroorganisme, termasuk Candida albicans yang biasanya ditemukan pada mikro-ekosistem manusia normal di beberapa bagian tubuh manusia, seperti rongga mulut, saluran pencernaan, kulit dan vagina. Virulensi C. albicans paling sering berkaitan dengan pembentukan biofilm, yaitu komunitas mikroba terstruktur yang terbungkus dalam matriks ekstraseluler (ECM) dan melekat pada suatu permukaan. Biofilm polimikroba merupakan bentuk dominan yang ditemukan di alam, misal biofilm C. albicans-Escherichia coli.
Dalam bentuk biofilm, resistensi terhadap agen antimikroba jauh lebih besar. ECM yang disekresikan oleh komunitas sessile ini berperan sebagai pelindung, terdiri dari polisakarida glukan, mannan, kitin, yang bertindak sebagai penghalang yang menghambat kemampuan antibiotika/antifungi mengakses sel dan target kerjanya. Perlakuan enzimatik merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kinerja antibiotika/antifungi. Sebelumnya, kami berhasil menghambat pembentukan biofilm menggunakan molekul ligan Bgl2 dan glukosamin. Bgl2 adalah glukosiltransferase yang bertanggung jawab untuk membentuk ikatan kovalen antara 1,3-glucan dengan komponen dinding sel lainnya dan komponen ECM. Adapun ligan glukosamin berikatan dengan tempat pengikatan spesifik glukosiltransferase, menggantikan substrat aslinya, yakni glukosa, sehingga menghambat pengiriman dan akumulasi 尾-1,3-glukan dalam matriks, untuk mengganggu pembentukan biofilm.
Pada kesempatan ini, kami menggabungkan aksi dua ligan tersebut bersama campuran hidrolase yang diproduksi oleh Achatina fulica, untuk melenyapkan ECM dalam model biofilm monomikroba dan polimikroba C. albicans/E. coli, dalam rangka meningkatkan kinerja antibiotika (flukonazol dan tetrasiklin) untuk mencegah resistensi. Uji kinerja campuran ligan dan enzim dilakukan secara in vivo terhadap biofilm C. albicans tunggal maupun biofilm polimikroba C. albicans dan E. coli pada saluran pencernaan tikus.
Perlakuan hidrolisis enzimztis matriks dan penghambatan pembentukannya menggunakan ligan Bgl2 dan kombinasikombinasi antimikroba berhasil mereduksi matriks biofilm E.coli dan C.albicans. Kami telah menemukan campuran ligan Bgl2 dan enzim Bgl2 sebagai obat herbal untuk menghancurkan bahan matriks C. albicans biofilm dalam model biofilm monomikroba. Namun, kurang kuat aktivitasnya terhadap biofilm polimikroba C. albicans dan E. coli.
Penulis: Prof. Dr. Afaf Baktir, M.S.
Link artikel asli: www.veterinaryworld.org/Vol.15/April-2022/41.pdf





