51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Pengaruh Ekstrak Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) yang Difermentasi terhadap Sel Spermatogenik pada Mencit yang Dipapar Asap Rokok

sumber: honestdocs.id

Kacang merah kaya akan senyawa bioaktif, seperti flavonoid, antosianin, tanin, dan polifenol, yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan diyakini dapat memberikan perlindungan terhadap paparan zat toksik pada jaringan testis, termasuk asap rokok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara ilmiah pengaruh ekstrak kacang merah fermentasi terhadap jumlah sel spermatogenik pada mencit jantan yang terpapar asap rokok. Penelitian eksperimental ini melibatkan 25 mencit. Kelompok K (“) diberi 0,5 ml CMC-Na 1%, kelompok K (+) diberi 0,5 ml CMC-Na 1% dan terpapar asap rokok, dan kelompok P1, P2, dan P3 diberi ekstrak kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) fermentasi dengan dosis masing-masing 26 mg/kgBB, 52 mg/kgBB, dan 104 mg/kgBB, dan terpapar asap rokok. Setiap kelompok diberi satu batang rokok per hari selama 36 hari. Preparat histopatologi testis dibuat dengan pewarnaan hematoksilin dan eosin, dilanjutkan dengan penghitungan sel spermatogenik. Data dianalisis menggunakan analisis varians satu arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok K(“) memiliki jumlah sel spermatogenik tertinggi, sedangkan kelompok K(+) memiliki jumlah sel spermatogenik terendah. Kelompok P2 merupakan metode yang paling efektif dalam mempertahankan jumlah sel karena kelompok P2 memiliki jumlah sel yang baik meskipun dengan dosis yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok P3. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dosis 52 mg/kgBB memiliki potensi terbaik. Ekstrak kacang merah fermentasi mengandung isoflavon yang berperan sebagai penangkap radikal bebas dengan mendonorkan elektron kepada spesies oksigen reaktif untuk menstabilkan molekul.

Artikel review ini disusun berdasarkan kolaborasi penulisan antara Elias Setyo Novanto, Aswin Rafif Khairullah, Budiarto Budiarto, Tita Damayanti Lestari, Sri Pantja Madyawati, Tatik Hernawati, Kadek Rachmawati, Imam Mustofa, Siti Darodjah Rasad, Ahmed Qasim Dawood, Ginta Riady, Wasito Wasito, Riza Zainuddin Ahmad, Bima Putra Pratama, Novia Chairuman. Artikel ini telah terbit pada Open Veterinary Journal (https://doi.org/10.5455/OVJ.2025.v15.i9.20) pada 30 September 2025. Open Veterinary Journal  merupakan jurnal internasional bereputasi dengan CiteScore 1,4;  Highest percentile 46% (Q3, 104/194), SJR 0.331, dan SNIP 0.569.

Novanto, Elias Setyo1; Khairullah, Aswin Rafif2; Budiarto, Budiarto3; Lestari, Tita Damayanti4*; Sri Pantja Madyawati4; Hernawati, Tatik4; Rachmawati, Kadek5; Mustofa, Imam4; Rasad, Siti Darodjah6; Dawood, Ahmed Qasim7,8; Riady, Ginta9; Wasito, Wasito2; Ahmad, Riza Zainuddin2; Pratama, Bima Putra10; Chairuman, Novia11. Effect of fermented red bean extract (Phaseolus vulgaris L.) on spermatogenic cells in mice exposed to smoke. Open Veterinary Journal 15(9): 4146“4152, September 2025 | DOI: 10.5455/OVJ.2025.v15.i9.20

AKSES CEPAT