51动漫

51动漫 Official Website

Penggunaan Patch Mukoadesif dengan EGCG dalam Rongga Mulut untuk Terapi Periodontitis

Foto by KlikDokter

Keberhasilan pengobatan periodontitis adalah menghambat kerusakan jaringan, merangsang osteointegrasi dan menghambat osteoklastogenesis. Osteointegrasi dan osteoklasto genesis meliputi aktivasi dan interaksi reseptor aktivator faktor nuklir-kB (RANK), aktivator reseptor ligan faktor-kappa B nuklir (RANKL), dan osteoprotegerin (OPG). Akibatnya, protein ini sangat penting untuk kontrol hemostatik.

Obat herbal merupakan pilihan alternatif untuk pengobatan dan tidak terkait dengan efek samping, sehingga pilihan herbal menjadi semakin populer. Telah diverifikasi bahwa ekstrak teh hijau memberikan aktivitas antibakteri terhadap bakteri P. gingivalis, bakteri patogen yang paling umum yang menyebabkan periodontitis. Teh hijau adalah salah satunya minuman yang umum digunakan di seluruh dunia dan diperoleh dari daun kering tanaman Camellia sinensis. Polifenol epigallocatechin-3-gallate adalah katekin yang paling penting komponen teh hijau. Teh hijau telah terbukti memiliki manfaat yang terbukti secara ilmiah dan banyak sifat fungsional saat ini, konsumsi hijau teh secara luas direkomendasikan. Studi sebelumnya telah menyelidiki bagaimana aplikasi topikal ekstrak teh hijau gel dapat mengurangi infeksi pada jaringan periodontal, sehingga menyarankan bahwa formulasi dapat digunakan sebagai adjuvant pengobatan untuk regenerasi setelah periodontitis.

Teh hijau dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan seperti antikanker, aktivitas antimikroba, anti-inflamasi, anti-resorpsi tulang, anti diabet, efek hipotensif, serta efektif untuk menurunkan berat badan. Pada teh hijau, kandungan catechin paling banyak ditemukan di daun teh muda, yang melimpah akan EGCG yakni sekitar 50-80% dari total catechin. EGCG adalah komponen utama katekin teh hijau, yang memiliki efek antitumor, antioksidan, antiinflamasi, antifibrotik, dan pro-osteogenik. Selama ini kelemahan mengenai penggunaan EGCG sebagai pengobatan alternatif adalah bioavailabilitas oral yang rendah dan konsentrasi EGCG yang diserap tubuh menurun bila disertai dengan makanan. EGCG dapat digunakan dengan patch gingiva mukoadhesif untuk mengoptimalkan bioavailabilitas dan penyerapan dan meningkatkan konsentrasi lokal dan pelepasan EGCG yang berkelanjutan. EGCG mendorong perkembangan tulang dan menguatkan diferensiasi sel punca mesenkim (MSC) untuk osteoblas dengan meningkatkan ekspresi protein morfogenik tulang 2 (BMP2). EGCG juga telah terbukti meningkatkan ekspresi aktivitas RUNX2 dan ALP yang menginduksi diferensiasi osteoblas dan mineralisasi tulang. EGCG juga merupakan bahan bioaktif yang paling ampuh dan dominan pada teh hijau.

EGCG mampu menekan ekspresi ROS dengan cara menekan aktivasi jalur NF- 饾渽B untuk menurunkan ekspresi sitokin inflamasi dan enzim terkait inflamasi termasuk TNF-伪, IL-1尾, COX-2, dan MMP-9. RANKL dan OPG merupakan indikator penyembuhan dari jaringan periodontal. Hasilnya mengungkapkan peningkatan yang signifikan pada ekspresi RANK dan ekspresi OPG, serta penurunan yang signifikan dalam ekspresi RANKL dalam model tikus periodontitis. Pengobatan periodontitis menyebabkan penurunan jumlah reseptor RANKL tetapi peningkatan OPG dan RANK. Pada kondisi jumlah reseptor RANK meningkat, terjadi pengurangan jumlah reseptor RANKL, tetapi tidak mungkin untuk RANK sepenuhnya mengikat dan mengaktifkan proses osteogenesis, sehingga sebagai gantinya, RANKL terikat dengan OPG untuk mengikat dengan RANK. Secara keseluruhan, proses ini akan mengarah pada pengurangan proses resorpsi tulang.

Sistem penghantaran obat mukoadhesif adalah sistem penghantaran yang lebih aman  bila dibandingkan dengan pemberian obat  rute lain dan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pengobatan sistem konvensional. Patch gingiva mukoadhesif merupakan patch pembawa muatan obat ke membran biologis yang diaplikasikan pada gingiva untuk mengantarkan dan mempertahankan obat tersebut berada pada area yang ditargetkan dalam jangka waktu yang panjang sehingga mengoptimalkan efek dari obat yang diantarkan tersebut. Pemanfaatan sistem penghantaran lokal dari obat ke jaringan telah banyak digunakan dalam perawatan nyeri gigi, penyakit periodontal, infeksi bakteri dan jamur, ulser pada mukosa oral, serta pergerakan gigi dengan prostaglandin. Sebuah studi in vitro menyatakan bahwa patch gingiva mukoadhesif yang mengandung antibakteri mampu melepaskan agen dengan baik dan dianggap sebagai sistem penghantaran obat yang potensial untuk pengobatan lokal periodontitis. Patch gingival mukoadhesif  yang mengandung EGCG teh hijau berpotensi mengaktifkan proses osteogenesis melalui peningkatan ekspresi RANK dan OPG serta penurunan ekspresi RANKL sehingga patch gingiva dengan EGCG dapat dipakai sebagai terapi alternatif dalam rongga mulut untuk memperbaiki kerusakan jaringan periodontal akibat periodontitis.

Penulis: Prof. Dr. Rini Devijanti Ridwan drg.,MKes

Informasi dan detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

The use of mucoadhesive oral patches containing epigallocatechin-3- gallate to treat periodontitis: an in vivo study

Dur Muhammad Lashari, MPil, Mohammed Aljunaid, MDS, Yasmeen Lashari, MPil, Huda Rashad Qaid, MDS, Rini Devijanti Ridwan, PhD, Indeswati Diyatri, PhD, Nejva Kaid, MPharm and Baleegh Abdulraoof Alkadasi, PhD

AKSES CEPAT