51动漫

51动漫 Official Website

Peran Studi Zakat sebagai Solusi Permasalahan Ketimpangan Ekonomi

Foto oleh muslimmatters.org

Dalam kehidupan ekonomi, pada berbagai sistem ekonomi yang berlaku, masyarakat memiliki permasalahan dalam bidang ekonomi, permsalahan yang sering timbul adalah kemiskinan. Banyak fackor ekonomi yang dapat diselesaikan dalam masalah tersebut, mulai dari sistem ekonomi kapitalis, campuran, dan yang terakhir ekonomi Islam. Solusi yang dilakukan berdasarkan sistem ekonomi kapitalis, dalam mengatasi kemsikinan berdasarkan ekonomi kapitalsi berujung pada gap antara masyarakat yang kaya dengan masyarakat miskin semakin lebar, sebagai dampak dari berjalannya perekonomian berdasarkan pada kepemilikan modal yang mendominasi perekonomian. Sebaliknya pada sistem ekonomi sosialis, yang membatassi gerak aktivitas ekonomi individu berujung pada ketidakadilan pada kontribusi ekonomi individu yang berpotensi pada perekonomian yang didominasi peran pemerintah sehingga segala kebijakan diambil terpusat dan menimbulkan kemajuan ekonomi yang susah dicapai. Pada perekonomian campuran, implementasinya tergantung pada bagaimana kecenderungan pengambil kebijakan pada pelaku ekonomi, kemana arah kecenderungan ekonomi dilaksanakan. Jika pemerintah mendominasi perekonomian maka perekonomian campuran lebih mengarah sosialis, sebaliknya jika kapitalis mendominasi perekeonmian maka ekonomi campuran lebih mengarah liberalis. Praktek ekonomi demikian menimbulkan banyak kegagalan.

Ekonomi Islam sebagai ekonomi solusi telah memiliki beberapa instrumen yang cukup kuat untuk mengatsai perekonomian, selain berlakunya bagi hasil dan dilarangnya riba terdapat variabel zakat yang telah dilakukan pembuktian riset bahwa variabel ini cukup ampuh dalam mengatasi perekonomi makro dan mikro. Zakat merupakan perintah Allah dan tertulis dalam al Quran ternyata membuktikan bahwa vaiabel ini memiliki potensi yang besar untuk menjadi solusi perekonomian. Hal ini telah dibuktikan oleh  banyak peneliti baik pada jurnal-jurnal terindeks scopus maupun pada jurnal internasional dan juga pada jurnal nasional. Kemampuan zakat dalam pengatasi pereokonmain terutama kemiskinan dapat dilihat pendistribusiannya kepada delapan ashnaf. Dimana klasifikasi ashnaf berdasarkan perintah Allah menunjukan kebesaran Allah SWT dalam mengklasifikasikan pihak yang diperitahkan untuk  menerima zakat. Jelas bahwa pendistribsuian berdasar pada perintah Allah SWT, yaitu delapan ashnaf apabila telah dilakukan dengan kafah, maka akan menguramgi gap antara yang kaya dan miskin. Zakat dalam perannya sebgaai solusi ekonomi mikro dapat menjadikan motivasi bagi pelaku indivdidu atau household yang akan menjadikan motivasi atau semangat bagi individu untuk menggerakan ekonomi melalui kegatan yang produktif, karena individu yang memiliki sumberdaya tidak akan membiarkan dana atau hartanya, diam atau stagnan sementara dia harus mengeluarkan harta yang memliki nishab dan haul dengan memalui zakat, selain hal itu bagi rumah tangga atau household yang memiliki nishab atau haul maka dengan kemampuan dia mengeluarkan zakat akan meningkatkan motivasi dalam produksi dengan harapan keuntungan produksi semakin meningkat, sehingga dapat  meningkatkan zakat yang dibayarkan. Secara makro ekonomi zakat sebagai tinjauan agregat akan meningkatkan peran pemerintah dalam menjalankan fungsi memberikan ekesejahteraan bagi masyarakat, dengan penghimpuan zakat yang masif dan intensif maka akan didapatkan jumlah zakat yan mencukupi yang bisa diidstribusikan kepada delapan ashnaf. Yang jelas dengan peran zakat baik secara mikro atau makro akan memberikan solusi bagi perekonomian dengan disalurkannya kepada delapan ashnaf  baik pada fungsi zakat sebagai lembaga sosial maupun sebagai zakat yang produktif.

Penulis: Sri Herianingrum

Departemen Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis 51动漫

Opini untuk Paper Jurnal Scopus : Examining Trends, Themes and Social Structure of Zakat Literature: A Bibliometric Analysis

Link:

AKSES CEPAT