51动漫

51动漫 Official Website

Perbandingan Laporan Keuangan dan Kepemilikan Kas

Ilustrasi laporan keuangan (sumber: mbizmarket)

Penelitian ini menganalisis peran kinerja ESG terhadap hubungan antara perbandingan laporan keuangan dan kepemilikan kas di perusahaan Indonesia periode 2009-2022, dengan pengecualian sektor keuangan. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan kontrol berdasarkan tahun dan pengelompokan perusahaan. Hasil menunjukkan kinerja ESG tidak berperan sebagai moderator secara umum, namun memperkuat pengaruh perbandingan laporan keuangan dalam menurunkan kepemilikan kas khususnya pada perusahaan dengan skor ESG tinggi. Perusahaan berkinerja ESG baik cenderung memiliki kinerja pasar lebih tinggi dan akses pembiayaan eksternal lebih mudah, sehingga mengurangi kebutuhan menyimpan kas. Peneliti menemukan fenomena menarik terkait hubungan kinerja ESG, perbandingan laporan keuangan, dan kepemilikan kas. Perusahaan dengan skor ESG tinggi, kinerja ESG justru memperkuat kemampuan perbandingan laporan keuangan dalam menurunkan kepemilikan kas secara signifikan. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa perusahaan dengan kinerja ESG lebih tinggi cenderung mencapai kinerja pasar yang lebih baik dan memiliki akses lebih mudah ke pembiayaan eksternal, sehingga mengurangi kebutuhan menyimpan kas dalam jumlah besar.

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kinerja ESG terhadap hubungan antara Perbandingan Laporan Keuangan dan kepemilikan kas. Secara apriori, tidak jelas apakah kinerja ESG akan memperburuk atau mengurangi hasil kepemilikan kas FSCon. Beberapa penelitian di masa lalu berfokus pada interaksi antara Perbandingan Laporan Keuangan dan variabel lain pada kepemilikan kas, seperti dengan kualitas pengungkapan. Perbandingan laporan keuangan membantu mengurangi asimetri informasi melalui efisiensi biaya pemrosesan informasi dan memudahkan pemantauan. FASB menetapkannya sebagai peningkatan kualitas utama yang membantu pengguna memahami persamaan informasi akuntansi antar perusahaan.Penelitian ini menjadi studi pertama yang mengkaji efek moderasi ESG terhadap hubungan perbandingan laporan keuangan dan kepemilikan kas di negara berkembang, khususnya Indonesia. Analisis juga membandingkan periode sebelum dan sesudah pemberlakuan wajib laporan keberlanjutan tahun 2017.

Data penelitian mencakup perusahaan publik Indonesia periode 2009-2022 dari Bloomberg, website perusahaan, dan BEI, dengan pengecualian sektor keuangan dan perbankan. Pemilihan tahun 2009 didasarkan pada ketersediaan data ESG sejak 2016 dan kebutuhan data historis 7 tahun untuk perhitungan FSC. Dari 413 pengamatan dengan data ESG Bloomberg, sampel akhir berjumlah 266 data setelah penyaringan kelengkapan data. Hasil analisis regresi data panel dengan kontrol tahun dan kelompok perusahaan menunjukkan kinerja ESG memperkuat efek negatif perbandingan laporan keuangan terhadap kepemilikan kas, khususnya pada perusahaan skor ESG tinggi. Pengaruh ini semakin kuat setelah pemberlakuan wajib laporan ESG tahun 2017. Penelitian juga menemukan kinerja ESG tinggi mendukung pencapaian kinerja pasar yang lebih baik dan berperan sebagai “asuransi” terhadap kejadian merugikan spesifik perusahaan.

Studi ini memberikan implikasi praktis dengan menunjukkan bagaimana perbandingan mempengaruhi kualitas informasi manajerial dan kebijakan keuangan yang diperkuat aktivitas ESG. Selain itu, penelitian membuktikan kewajiban laporan keberlanjutan 2017 efektif mendorong transparansi ESG dan mempengaruhi pengelolaan kas perusahaan. Keterbatasan penelitian meliputi penggunaan skor ESG hanya dari Bloomberg. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan peringkat ESG alternatif seperti Sustainalytics dan mengkaji penyebab hasil tidak signifikan pada perusahaan dengan skor ESG rendah.

Penulis: Prof. Dr. Dian Agustia, S.E., M.Si., Ak., CMA., CA., ASEAN CPA

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
Soetanto, T.V. and Agustia, D. (2024), “Financial statement comparability and cash holding: moderated by ESG performance in Indonesia”, Asian Review of Accounting, Vol. ahead-of-print No. ahead-of-print.

AKSES CEPAT