Salah satu penghasil hutan kayu dari hutan tropis Kalimantan Timur yaitu hutan tanaman industri (HTI) yang sering dimanfaatkan oleh industri di Kalimantan Timur sebagai bahan baku pembuatan kertas. Tanaman Eucalyptus pellita F. Muell merupakan salah satu spesies yang secara besar dipergunakan sebagai penghasil fiber oleh industri bubur kertas. Tanaman E. pellita F. Muell merupakan tumbuhan industri yang memiliki rotasi tumbuh yang cepat menjadikan tanaman ini menjadi salah satu kandidat bahan baku energi yang berkelanjutan.
Pemanfaatan tanaman jenis Eucalyptus sebagai bahan baku diberbagai industri seperti parfum, farmasi, nutraseutikal, dan perabotan rumah tangga. Hal ini yang menyebabkan tanaman jenis Eucalyptus belum begitu optimal untuk diketahui potensi lainya.
Dalam pencarian potensi hasil hutan kayu dari hutan tanaman industri di Kalimantan Timur, dilakukan dengan berbagai cara yaitu dengan pendekatan analisa komposisi biomassa dari kayu tanaman E. pellita F. Muell. Analisa komposisi biomassa dari kayu Eucalyptus pellita F. Muell dilakukan dengan menganalisa komposisi kimia zat ekstraktif, lignin, hemiselulosa, dan selulosa serta analisa komposisi kimia karbon (C), hidrogen (H) dan oksigen (O).
Berdasarkan hal tersebut, tanaman E. pellita F. Muell dari Kalimantan Timur menunjukkan bahwa tumbuhan ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai biomassa bahan bakar yang berkelanjutan.
Penulis:
Rico Ramadhan
Departemen Kimia, FST UNAIR
Riset Grup Eksplorasi dan Sintesis Senyawa Bioaktif
Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi
Pusat Riset Rekayasa Molekul Hayati (BIOME)
51动漫
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada artikel ilmiah di:





