Peneliti yang berasal dari Fakultas Farmasi 51动漫 meneliti aktivitas daun Terap (Artocarpus odoratissimus Blanco) sebagai pengobatan asam urat. Potensi ini ditunjukkan oleh kandungan kimia yang terdapat di bagian lain tanaman dan pengamatan kemotaksonomi yang menunjukkan bahwa spesies lain dalam genus Artocarpus memiliki senyawa yang mampu menghambat enzim xantin oksidase. Namun, potensi terapeutik Terap masih belum didukung secara memadai oleh data ilmiah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki senyawa aktif dalam daun terap sebagai penghambat enzim xantin oksidase. Penelitian ini melibatkan ekstraksi dan isolasi senyawa aktif, dilanjutkan dengan karakterisasi dan elusidasi struktur menggunakan teknik spektroskopi (UV-Vis, FTIR, NMR, dan MS).
Pengujian lebih lanjut mencakup evaluasi in vitro dan in silico untuk penghambatan enzim xantin oksidase. Fraksi etil asetat menunjukkan aktivitas penghambatan tertinggi, yang menghasilkan isolasi apigenin (IC50 = 13,45 渭M), yang menunjukkan interaksi yang kuat dan stabil dengan enzim, dengan energi bebas pengikatan -7,4 kkal/mol. Profil farmakokinetik in silico mengungkapkan bahwa apigenin diserap dengan baik di saluran pencernaan, tidak dapat melewati sawar darah-otak, terdistribusi sedang (VDss = 0,37), dan menghambat beberapa enzim sitokrom (CYP1A2, CYP3A4, dan CYP2D6) yang terlibat dalam metabolisme. Apigenin juga memiliki waktu paruh yang pendek (0,86 jam) dan laju klirens yang lebih kecil daripada alopurinol (7,02 mL/menit/kg). Prediksi toksisitas menunjukkan bahwa apigenin relatif aman, tidak menunjukkan efek mutagenik atau karsinogenik, dan diklasifikasikan sebagai tidak beracun.
Penulis: Retno Widyowati
Untuk informasi yang lebih lengkap dapat dilihat pada artikel aslinya dengan judul: 淴anthine oxidase inhibitor activity of apigenin from Terap (Artocarpus odoratissimus Blanco) leaves in vitro and in silico pada J.Med.Pharm.Chem.Res. 2026;8:607-625dengan tautan berikut ini:





