Infeksi dengue masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Parah demam berdarah yang terkait dengan kebocoran plasma membutuhkan rawat inap dan berpotensi mengancam jiwa. Namun, mekanismenya masih belum jelas, dan kejadiannya tidak dapat diprediksi. Peran antibodi anti-endotel diprediksi memainkan peran penting dalam patogenesis kebocoran plasma, karena demam berdarah yang parah lebih umum terjadi pada infeksi sekunder atau individu pasca vaksinasi.
METODE: Sampel serum dari 127 subjek yang terinfeksi serotipe Virus Dengue (DENV) tunggal diperoleh pada hari ke-2 onset demam. Subjek dibagi menjadi kebocoran plasma dan kebocoran non-plasma berdasarkan kriteria Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Antibodi anti-endotel pada serum pasien terdeteksi menggunakan western blot of Human Umbilical Vein Endothelial Cells (HUVEC). Untuk mengkonfirmasi reaktivitas silang, serum dipraabsorb dengan mix-DENV lysate.
Perkenalan
Infeksi dengue adalah infeksi virus sistemik akut yang disebabkan oleh empat serotipe Virus Dengue (DENV) yang berbeda, yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4, yang ditularkan oleh Aedes aegypti. Manifestasi linik mulai dari demam ringan non-spesifik hingga sindrom syok yang mengancam jiwa. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
Tiga pita menonjol diidentifikasi pada strip noda barat yang dihambat oleh pra-penyerapan dengan lisat DENV. Pasien kebocoran plasma menyatakan antibodi yang jauh lebih banyak, dengan 51,7% pasien kebocoran plasma menyatakan setidaknya dua pita dari ketiganya, dibandingkan dengan 18,5% kebocoran non-plasma.
Antibodi yang ditemukan pada serum pasien demam berdarah dengan kebocoran plasma bereaksi silang dengan protein DENV dan protein endotel 37 kDa, 75 kDa, 120 kDa, dan karenanya mungkin terlibat dalam patogenesis kebocoran plasma. Identifikasi proteomik dari target protein tersebut diperlukan dan mungkin berguna untuk studi vaksin dan pengembangan lebih lanjut penanda prediktor untuk kebocoran plasma pada demam berdarah.
Penulis : Prof. Dr. Aryati, dr. Sp.PK(K)
Penelitian pada artikel ini dapat dilihat di





