51动漫

51动漫 Official Website

Hubungan Pengungkapan Emisi Karbon terhadap Biaya Utang

Hubungan Pengungkapan Emisi Karbon terhadap Biaya Utang
Sumber: Zonaebt.com

Tren Pengungkapan Emisi Karbon (CED) telah positif selama beberapa tahun. Sayangnya, studi yang berfokus pada hubungan antara CED dan Biaya Utang (COD) masih perlu tersedia, terutama di negara-negara berkembang. Mengatasi kesenjangan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara CED dan COD di Indonesia. Kami memprediksi bahwa perusahaan dapat menikmati COD yang lebih rendah dengan menurunkan informasi asimetri dan memenuhi harapan publik melalui CED. Dengan menggunakan karakteristik unik perusahaan yang terdaftar di Indonesia yang berpartisipasi dalam Program Keterbukaan Publik untuk Kepatuhan Lingkungan (PROPER) selama tahun 2015 hingga 2019, kami mengkonfirmasi putusan kami. Hasil kami kuat karena beberapa pemeriksaan tes endogenitas. Studi kami diyakini sebagai salah satu pelopor dalam menganalisis dampak CED terhadap COD di pasar negara berkembang. Selain itu, sampel studi ini terbatas pada perusahaan yang mengikuti PROPER, dan kami percaya ini adalah salah satu inisiatif kuat untuk meminimalkan praktik green-washing di CED.

Metode dan Hasil Penelitian

Penelitian ini menggunakan tipe data kuantitatif dengan sumber data sekunder. Data sekunder yang digunakan berupa laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan peringkat PROPER (Corporate Performance Rating Assessment Program in Environmental Management) dari tahun 2015 hingga 2019. Dalam penelitian ini, kami membatasi sampel kami hingga 2019 untuk meminimalkan guncangan eksogen COVID-19 yang dimulai pada tahun 2020 (Ahmad et al., 2021; Irfanet al., 2022). Selain itu, kami membatasi sampel kami hanya untuk perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Indonesia yang berpartisipasi dalam program PROPER Kriteria ini dipilih berdasarkan kemampuan PROPER dalam meminimalkan potensi greenwashing, yang umumnya menjadi batasan untuk studi pengungkapan berbasis lingkungan (MT Lee & Raschke, 2023; Zharfpeykan, 2021).

Pengungkapan emisi karbon adalah jenis pengungkapan lingkungan yang mencakup intensitas emisi rumah kaca dan penggunaan energi, tata kelola perusahaan, dan strategi yang dirancang untuk menangani dampak perubahan iklim. Variabel ini dihitung dengan memberikan skor pada setiap item pengungkapan (Daftar Periksa Pengungkapan Emisi Karbon) dengan skala dikoto-mous. Variabel ini diukur dengan rumus beban bunga dibagi dengan rata-rata pinjaman jangka pendek dan jangka panjang. Variabel kontrol yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Ukuran auditor (BIG4) sebagai kualitas auditor diyakini sebagai salah satu proksi penting bagi kreditur dalam menentukan risiko perusahaan. Seluruh dewan direksi dan komisaris (BOARD) umumnya memiliki ukuran dewan yang lebih besar mewakili tingkat tata kelola perusahaan yang lebih tinggi, sehingga risiko yang lebih rendah. Total komisaris independen perusahaan (IND COM) disertakan karena mereka mewakili individu independen dengan fungsi pengawasan yang penting untuk tata kelola perusahaan攑erusahaan (FIRMAGE) mewakili pengalaman perusahaan dalam menangani lingkungan bisnis. Algoritma alami dari total aset (UKURAN PERUSAHAAN) termasuk sebagai perusahaan besar terkenal karena kemudahan mereka dalam mendapatkan utang, termasuk COD yang rendah. Leverage (LEV) yang diproksikan oleh total utang dibagi dengan total aset sangat penting bagi kreditur untuk menilai risiko. Harga saham dibagi dengan nilai buku per saham (BPR) mewakili persepsi pemegang saham. Last but not least, interest coverage ratio (ICR) biasanya digunakan untuk menilai risiko perusahaan dalam menambah pinjaman tambahan.

Temuan utama menunjukkan bahwa CED secara signifikan mengurangi COD, mengirimkan sinyal positif kepada kreditur tentang komitmen perusahaan terhadap lingkungan. Sejalan dengan salah satu studi yang mendekati rasionalisasi hubungan antara CED dan COD adalah oleh S.-Y. Lee dan Choi (2021). Mereka memeriksa partisipasi perusahaan Korea dalam program pemerintah untuk mengurangi emisi karbon, di mana mereka diharuskan untuk berkomunikasi dengan pemangku kepentingan eksternal mengenai informasi karbon mereka, seperti emisi dan pengurangan aktual, kebijakan karbon, strategi, dan investasi. Mereka menemukan bahwa perusahaan yang mengikuti program tersebut, yang mengharuskan mereka untuk memberikan CED berkualitas, secara konsisten memiliki COD yang lebih rendah berdasarkan berbagai pengujian yang dilakukan. Hasil ini sejalan dengan temuan penelitian ini di mana perusahaan dengan CED berkualitas akan menikmati manfaat berupa COD yang lebih rendah.

Penulis: Mohammad Nasih, Astri Puspitasari, Iman Harymawan, Fajar Kristanto Gautama Putra, dan Hadrian Geri Djajadikerta

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:  

Baca juga: Dampak Pariwisata, Urbanisasi, Globalisasi, dan Energi Terbarukan pada Emisi Karbon

AKSES CEPAT