Pendahuluan
Karies gigi merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh ketidakseimbangan biofilm oral akibat paparan karbohidrat fermentasi dalam waktu lama. Proses karies menyebabkan kerusakan dentin dan membuka jaringan pulpa, menimbulkan nyeri serta risiko kehilangan vitalitas gigi. Salah satu upaya mempertahankan vitalitas pulpa adalah terapi pulpa vital, yang bertujuan menstimulasi pembentukan dentin reparatif melalui penggunaan bahan biokompatibel seperti pulp capping agent.
Selama ini, kalsium hidroksida [Ca(OH)鈧俔 digunakan secara luas karena sifat antibakterinya, namun bahan ini memiliki beberapa kelemahan seperti induksi apoptosis sel pulpa, penyegelan tepi yang buruk, dan potensi menyebabkan kalsifikasi berlebih. Oleh karena itu, diperlukan bahan alternatif alami yang aman dan efektif. Salah satu kandidat potensial adalah kalsium karbonat (CaCO鈧) dari cangkang Anadara granosa (kerang darah), yang kandungan utamanya 9899% CaCO鈧. Senyawa ini diketahui memiliki efek antiinflamasi serta dapat meningkatkan ekspresi faktor pertumbuhan vaskular (VEGF-A), yang berperan dalam regenerasi jaringan.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan model hewan Rattus norvegicus jantan sehat dengan berat 300350 g yang dibagi menjadi empat kelompok. Pada gigi molar pertama rahang atas dibuat kavitas kelas I dengan kedalaman 1 mm, lalu pulpa diekspos menggunakan explorer steril. Kelompok perlakuan diberi bahan penutup pulpa berupa CaCO鈧 dari cangkang A. granosa, sedangkan kelompok kontrol menggunakan Ca(OH)鈧. Semua kavitas ditutup dengan semen ionomer kaca, kemudian gigi diekstraksi setelah 7 dan 14 hari untuk analisis imunohistokimia terhadap ekspresi FGF2, TGF-尾1, dan kolagen tipe 1.
Hasil Penelitian
Hasil menunjukkan bahwa kelompok yang diberi CaCO鈧 dari cangkang A. granosa memiliki ekspresi FGF2, TGF-尾1, dan kolagen tipe 1 yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol pada hari ke-7 dan ke-14 (p < 0,05). Peningkatan FGF2 menunjukkan stimulasi proliferasi dan migrasi sel fibroblas ke area luka, sedangkan peningkatan TGF-尾1 mengindikasikan aktivasi proses reparatif pulpa melalui induksi ekspresi faktor pertumbuhan lainnya.
Ekspresi kolagen tipe 1 yang lebih tinggi menandakan peningkatan sintesis matriks organik, yang menjadi kerangka mineralisasi dalam pembentukan dentin baru. Hal ini menunjukkan bahwa CaCO鈧 dari cangkang A. granosa berperan penting dalam mempercepat fase proliferatif dan pembentukan jaringan keras baru pada pulpa gigi.
Pembahasan
CaCO鈧 dari cangkang A. granosa diketahui memiliki struktur kimia mirip hidroksiapatit, yaitu komponen utama anorganik pada dentin. Ion Ca虏鈦 dan CO鈧兟测伝 dari CaCO鈧 dapat berinteraksi dengan fosfat pada dentin vital membentuk karbonat apatit (CO鈧傾p), yang mendukung proses mineralisasi. Selain itu, Ca虏鈦 berfungsi sebagai sinyal seluler yang mengatur proliferasi, sekresi, dan diferensiasi sel.
CaCO鈧 juga menekan aktivasi NF-魏B yang berperan dalam respon inflamasi, sehingga menurunkan peradangan dan meningkatkan ekspresi TGF-尾1. Aktivasi jalur TGF-尾1/Smad kemudian menstimulasi produksi FGF2, yang mendorong proliferasi dan diferensiasi sel pulpa menjadi odontoblas baru. FGF2 bersama kolagen tipe 1 berkontribusi terhadap pembentukan jaringan dentin reparatif yang lebih kuat dan terorganisasi.
Kesimpulan
Penerapan CaCO鈧 yang diekstrak dari cangkang Anadara granosa terbukti meningkatkan ekspresi FGF2, TGF-尾1, dan kolagen tipe 1 pada jaringan pulpa gigi tikus. Hasil ini menunjukkan bahwa CaCO鈧 dapat mempercepat fase proliferatif dan pembentukan dentin reparatif setelah perforasi pulpa. Dengan demikian, bahan alami ini berpotensi dikembangkan sebagai alternatif bahan pulp capping yang biokompatibel, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk perawatan gigi konservatif di masa mendatang.
Penulis: Dr. Widya Saraswati, drg., M.Kes.





