51动漫

51动漫 Official Website

Probiotik: Potensi Solusi Alami untuk Penyembuhan Luka di Mulut

Ilustrasi mulut (Sumber: KlikDokter)


Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang ketika dikonsumsi dalam jumlah cukup dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Selama ini, probiotik lebih dikenal sebagai pendukung kesehatan pencernaan, sering ditemukan dalam makanan fermentasi seperti yogurt atau dalam bentuk suplemen. Namun, penelitian terbaru menunjukkan potensi probiotik dalam menjaga kesehatan mulut, termasuk membantu penyembuhan luka traumatik di rongga mulut. Sebuah penelitian oleh Prof Chiquita dan timnya mengkaji manfaat probiotik Lactobacillus casei Shirota dalam penyembuhan ulkus traumatik, yaitu luka yang terjadi akibat trauma pada jaringan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah pemberian probiotik secara topikal (langsung pada luka) atau sistemik (melalui konsumsi) dapat memengaruhi proses peradangan dan penyembuhan.Penelitian ini menggunakan 36 ekor tikus jantan sehat yang dibagi menjadi tiga kelompok: kelompok kontrol yang hanya diberi air steril, kelompok topikal yang menerima aplikasi langsung probiotik pada luka, dan kelompok sistemik yang diberi probiotik secara oral. Para peneliti membuat ulkus traumatik pada rongga mulut tikus dan memberikan perawatan sesuai kelompoknya. Setelah 3 dan 7 hari, mereka mengevaluasi ekspresi protein TNF-伪 (penanda peradangan) dan menghitung jumlah sel plasma serta makrofag, yang berperan penting dalam sistem imun dan penyembuhan luka.
Hasilnya menunjukkan bahwa baik pemberian topikal maupun sistemik Lactobacillus casei Shirota secara signifikan mempercepat proses penyembuhan dibandingkan kelompok kontrol. Namun, aplikasi topikal memberikan hasil yang lebih baik. Kelompok ini menunjukkan penurunan lebih besar pada ekspresi TNF-伪 dan peningkatan lebih signifikan pada jumlah sel plasma dan makrofag. Artinya, pemberian probiotik langsung pada area luka lebih efektif dalam mengatur respons imun lokal dan mempercepat penyembuhan.
Penelitian ini mendukung bukti sebelumnya tentang manfaat probiotik dalam kesehatan mulut. Sebagai contoh, probiotik diketahui mampu meningkatkan parameter klinis dalam perawatan periodontitis, seperti mengurangi kedalaman poket gusi dan perdarahan. Selain itu, probiotik juga dapat mencegah kerusakan jaringan periodontal dengan memodulasi respons imun tubuh. Meskipun hasil penelitian ini menjanjikan, perlu diingat bahwa penelitian ini dilakukan pada hewan, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut, terutama uji klinis pada manusia, untuk memastikan keamanan dan efektivitas Lactobacillus casei Shirota dalam menyembuhkan ulkus traumatik pada manusia.

Penulis: Chiquita Prahasanti
Artikel penuh dapat dilihat pada laman: https://www.medsci.org/v22p0318.htm
Savitri IJ, Suprarahardiani SA, Ulinnuha LK, Prahasanti C, Wijaksana IKE, Ridwan RD, Ernawati DS, Aljunaid MA, Syed S, Abullais SS. TNF-伪 Expression and Plasma Cell and Macrophage Numbers in Traumatic Ulcers in a Rat Model Treated by Topical or Systemic Probiotic L. casei Shirota. Int J Med Sci 2025; 22(2):318-327. doi:10.7150/ijms.99156.

AKSES CEPAT