51动漫

51动漫 Official Website

Review Penelitian COVID-19 di Bidang Akuntansi

Ilustrasi oleh iStock

Pandemi telah berdampak besar pada aktivitas ekonomi. Hingga akhir Maret 2020, lebih dari 100 negara/wilayah di seluruh dunia telah menerapkan lock down sebagian atau bahkan seluruhnya. Dibandingkan dengan Maret 2019, perjalanan udara dan antar kota di kota-kota besar dunia telah berkurang 70% hingga 90% (Dunford et al. 2020). Respon nasional terhadap penyakit ini belum pernah terlihat pada kejadian sebelumnya. Dalam hal ini, pemerintah mengambil tindakan dua sisi. Pertama, pemerintah mengambil tindakan darurat, termasuk menutup area karantina sosial dan berinvestasi dalam pengujian dan isolasi kasus yang mencurigakan, dan perawatan kasus yang dikonfirmasi untuk menangani penyakit. Di sisi lain, beberapa dukungan dan stimulus juga dilakukan pemerintah, mulai dari Kementerian Keuangan hingga Bank Sentral, untuk mengatasi kerusakan ekonomi.

Saat ini, banyak peneliti akuntansi yang melakukan penelitian yang termasuk dalam edisi khusus akselerasi atau konferensi akademik terkait COVID-19 seiring penyebarannya (Kells, 2020; Lapsley, 2020; Mather, 2020). Penelitian terkait COVID-19 khususnya di bidang akuntansi mengalami peningkatan (Aguinis, Villamor dan Grabriell, 2020; Ashraf, 2020; Broadstock et al., 2020; Hyndam, 2020; Izzeldin et al., 2020; Kraus et al. , 2020; Lapsley, 2020; Shen dkk., 2020). Ini menjadikannya waktu yang tepat untuk menunjukkan penilaian awal dan indikasi tema dan tantangan yang muncul, terutama dalam penelitian akuntansi. Penelitian ini memberikan tinjauan literatur penelitian covid di bidang akuntansi. Kami mendiskusikan bidang apa yang paling menantang untuk diselidiki di masa depan.

Metode Penelitian dan Hasil

Nadia Klarita Rahayu dan Iman Harymawan menggunakan Systematic Literature Review (SLR) untuk memberikan gambaran umum tentang pengetahuan topik penelitian yang ada dan wawasan tentang perkembangannya (Khan, Hassan, Harrison, & Tarbert, 2020; Khlif & Chalmers, 2015). Menurut Fink (2005, p. 3), SLR adalah metode yang sistematis, eksplisit, komprehensif, dan dapat direproduksi untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis tubuh yang ada dari pekerjaan yang diselesaikan dan direkam yang dihasilkan oleh peneliti. SLR memberikan ringkasan dan pemahaman tentang perkembangan kesenjangan topik (Khan, Hassan, Harrison, & Tarbert, 2020) dengan mengumpulkan bukti dari data yang paling relevan (Rafi-Ul-Shan, Grant, Perry, & Ahmed, 2018).

Penelitian ini mengkaji berbagai penelitian dan studi yang diidentifikasi melalui proses sistematis yang menggabungkan penelitian elektronik. Berbagai penelitian tersebut diperoleh dari database internasional (Scopus) dan perpustakaan dengan mencari kata kunci tertentu. Setelah mengumpulkan penelitian sebelumnya terkait kata kunci tersebut, selanjutnya akan dilakukan analisis untuk menarik kesimpulan tentang perkembangan tren penelitian terkait COVID-19. Sumber literatur yang digunakan dalam ulasan ini adalah Scopus dengan Batasan penelitian yang diterbitkan antara Januari 2020 sampai Februari 2021.

Berdasarkan data yang kami peroleh, sebagian besar penelitian yang dilakukan dilakukan dengan menggunakan data global atau menggunakan semua negara. Hal ini karena COVID-19 telah terdeteksi di semua negara tanpa terkecuali. Selanjutnya, topik yang banyak diangkat adalah terkait pasar keuangan, seperti harga saham. Hal ini tidak dapat dipungkiri karena banyak data terkait pasar keuangan yang tersedia.

Sebagai penjelasan yang mungkin untuk temuan ini, kami mengusulkan penelitian masa depan untuk mengembangkan penelitian dengan fokus pada suatu negara. Setiap negara memiliki dampak yang berbeda dan faktor bawaan yang berbeda. Dengan berfokus pada satu negara, pembahasan akan lebih mendalam dan dapat memberikan saran khusus untuk negara tersebut. Selain itu, ESG juga merupakan topik baru yang masih dapat dikembangkan di masa mendatang, mengingat banyak negara yang terus mengejar tujuan pembangunan berkelanjutan.

Penulis : Iman Harymawan, S.E., MBA., Ph.D

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

AKSES CEPAT